Breaking News:

CORONA KEPRI

PPKM Darurat di Tanjungpinang, Hanya 3 Kapal Berangkat di Pelabuhan SBP Hari Ini

Pihak KSOP Tanjungpinang mengakui, jumlah penumpang di Pelabuhan SBP Tanjungpinang menurun drastis sejak PPKM darurat, Senin (12/7)

Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Noven Simanjuntak
PPKM Darurat di Tanjungpinang, Hanya 3 Kapal Berangkat di Pelabuhan SBP Hari Ini. Foto suasana akhir pekan di ruang tunggu penumpang Pelabuhan Domestik Sri Bintan Pura tampak lengang dan sepi, saat PPKM Darurat Tanjungpinang, Sabtu (17/7/2021) 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Pelabuhan Domestik Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang mengalami penurunan jumlah penumpang kapal, baik tujuan Batam maupun antar pulau.

Pantauan TribunBatam.id di akhir pekan ini, ruang tunggu keberangkatan penumpang tampak lengang dan sepi aktivitas.

Dua petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) tampak duduk saling berbincang sembari menunggu kedatangan calon penumpang untuk dilakukan verifikasi surat keterangan vaksin ataupun surat rapid antigen.

Sementara itu di ponton pelabuhan, belum terlihat kapal bersandar untuk mengangkut penumpang.

Ditemui di pos penjagaan, Seksi Keselamatan Berlayar Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kota Tanjungpinang, Marta Wilaya mengatakan, hanya tiga kapal yang berangkat tujuan Batam, Tanjung Balai Karimun, dan Anambas pada hari ini, Sabtu (17/7/2021).

Baca juga: HANYA 8 Kapal Berlayar dari Batam, Ini Jadwal Ferry di Pelabuhan Domestik Sekupang Batam

"Hari ini hanya Speedboat Nurkumalasari dan Kapal VOC Batavia yang berangkat pagi tadi tujuan ke Tanjung Balai Karimun dan Anambas. Kapal ke Batam berangkat itu pukul 10.30. Baru tiga kapal saja berangkat," katanya.

Ia menjelaskan, Kapal MV Oceanna tujuan Batam, hari ini hanya tiga kali berangkat. Operator kapal menarik jadwal keberangkatan kapal pukul 08.00 WIB lantaran hanya 3 orang yang berangkat.

"Satu hari ini keberangkatan kapal ke Batam hanya 3 kali. Pukul 10.30 WIB, pukul 14.00 WIB dan 17.30 WIB. Jadi kalau penumpang sudah memenuhi kuota baru berangkat.

Kalau tidak ya akan ditunggulah, sesuai kelayakan berangkat," ujarnya.

Sejak penerapan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Darurat di Tanjungpinang, pria yang akrab disapa Yayan ini memperkirakan terjadi penurunan jumlah keberangkatan penumpang secara drastis.

"Jelas, tingkat penumpang di PPKM seperti ini memang menurun bisa mencapai 80 persen," terangnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved