Breaking News:

KEPRI TERKINI

Bekas Galian Pasir di Bintan Makan Korban, Bocah 10 Tahun Tenggelam saat Ambil Bola

Kolam bekas galian pasir yang makan korban tidak hanya terjadi di Bintan. Peristiwa serupa sebelumnya terjadi di Batam, Jumat (16/7).

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Istimewa
Tim sar gabungan saat mengevakuasi bocah 10 tahun korban tenggelam di kolam bekas galian pasir di Desa Toapaya, Kabupaten Bintan, Kepri, Sabtu (17/7). 

BINTAN, TRIBUNBATAM.id - Kolam bekas galian pasir kembali memakan korban.

Setelah sebelumnya dua pelajar di Batam tewas setelah bermain di sekitar kolam bekas galian pasir di kawasan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, kini kejadian serupa dialami seorang bocah asal Desa Toapaya, Kabupaten Bintan.

Anak berumur 10 tahun bernama Fahsudin Muhti diketahui tenggelam di kolam bekas galian pasir, Sabtu (17/7) sore.

Basarnas Tanjungpinang yang mendapat informasi dari warga itu, langsung turun mengerahkan tim.

Menurut warga sekitar, anak malang tersebut mulanya sedang bermain bola bersama rekannya.

Bola itu kemudian masuk ke dalam kolam bekas galian pasir.

Korban pun berinisiatif untuk mengambilnya.

Tim sar gabungan saat mengevakuasi bocah 10 tahun korban tenggelam di kolam bekas galian pasir di Desa Toapaya, Kabupaten Bintan, Kepri, Sabtu (17/7).
Tim sar gabungan saat mengevakuasi bocah 10 tahun korban tenggelam di kolam bekas galian pasir di Desa Toapaya, Kabupaten Bintan, Kepri, Sabtu (17/7). (TribunBatam.id/Istimewa)

"Yang bersangkutan masuk dan diduga tenggelam di lokasi itu," ungkap Kepala Seksi Ops dan Siaga Basarnas Tanjungpinang, Miswadi.

Tim yang dikerahkan untuk mencari berhasil menemukan Fahsudin Muhti sekita pukul 17.50 WIB.

Saat ditemukan, ia sudah meninggal dunia.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved