Breaking News:

Nasib PPKM di Natuna Masih Tunggu Arahan Pusat

Penerapan Pemberlakukan Pembatasan kegiatan Masyarakat atau PPKM di Natuna mulai berlaku sejak 13 Juli - hingga 21 Juli 2021

Penulis: Kontributor Natuna | Editor: Agus Tri Harsanto
TribunBatam.id/Istimewa
Pj Sekda Natuna Boy Wijanarko. 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Pemkab Natuna masih Tunggu Edaran Pemerintah pusat Tentang Penambahan Masa PPKM.

Penerapan Pemberlakukan Pembatasan kegiatan Masyarakat (PPKM) di kabupaten Natuna mulai berlaku sejak 13 Juli - hingga 21 Juli 2021.

Selama masa tersebut pemerintah Natuna membatasi aktivitas masyarakat pada malam hari atau penerapan jam malam hingga pukul 20.00 WIB.

Namun pada kenyataannya dilapangan, tampak penerapan jam malam ini tidak berlaku merata, masih terlihat ada sejumlah pelaku usaha yang tetap buka melewati batas waktu yang ditentukan.

Sementara itu terkait dengan penambahan masa penerapan PPKM hingga akhir bulan Juli ini, Sekda Natuna Boy Wijanarko Varianto mengaku, pemerintah daerah belum mengeluarkan keputusan baru, dikarenakan hingga saat ini Pemkab Natuna belum menerima edaran tersebut secara tertulis.

"Jadi saya tidak bisa menjawab langkah selanjutnya apa yang akan dilakukan oleh Pemerintah Daerah. Intinya kita belum menerika edaran penambahan waktu PPKM," kata Boy melalui sambungan telepon, Minggu (18/7/2021).

Namun tambah Boy Pemkab Natuna, telah menyiapkan siapkan Peraturan Bupati (Perbup) yang mengatur mengenai bantuan bagi masyarakat yang terdampak PPKM .

"Namun kita masih menunggu regulasinya. Regulasi tentu saja sesuai arahan Bupati, kita sebagai pelaksana menyiapkan untuk itu semua, karena tanpa regulasi takut nya akan menjadi masalah nanti . Inshaa Allah Perbup sudah selesai,'' imbuh Boy.

Terkait dengan pembatasan aktivitas yang berimbas pada turunnya perekonomian masyarakat, pemerintah daerah juga tidak tinggal diam.

Pemerintah daerah telah menyiapkan bantuan tunai bagi pelaku usah kecil di Natuna.

"Sore ini Bupati akan menyerahkan secara simbolis bantuan finansial kepada pedagang kuliner di kawasan pantai piwang, jam tiga sore. Bantuan itu akan langsung ditransfer ke rekening Bank para pedagang di pantai ," imbuh Boy.

Boy menambahkan, dalam mengeluarkan kebijakan terkait dengan masyarakat, pemerintah tentunya tidak hanya sekedar mengeluarkan kebijakan, namun juga sudah memikirkan dampak yang akan terjadi, karena kesejahteraan dan kesehatan masyarakat saat ini menjadi perhatian utama dimasa pandemi covid-19.

"Kita berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat, tapi tentunya disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah," tutup Boy.(Win)

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved