Breaking News:

CORONA KEPRI

Pedagang Kecil di Batam Pasrah Jika PPKM Darurat Diperpanjang

PPKM Darurat Batam begitu dikeluhkan oleh pedagang kecil karena berdampak besar pada omzet mereka.

Penulis: Ichwan Nur Fadillah | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Ichwan Nur Fadillah
Selama masa PPKM Darurat Batam, pemilik kedai kopi meminta para pembeli untuk tak meminum pesanannya di tempat alias take away. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Masa PPKM Darurat Batam rencananya bakal diperpanjang oleh pemerintah.

Jumlah kasus covid-19 di Batam yang belum juga menurun ditengarai menjadi salah satu sebabnya.

Wacana pemerintah ini pun membuat sejumlah pelaku UMKM di Batam pasrah.

Mau tak mau, para pelaku usaha harus menerima keputusan pemerintah nantinya.

"Mau bagaimana? Kita hanya rakyat, berharap yang terbaik saja," ujar pemilik kedai kopi di sekitar Perumahan BCL, Baginda kepada TribunBatam.id, Minggu (18/7/2021).

Ia tak memungkiri, PPKM Darurat Batam ikut mempengaruhi omzet penjualannya.

Kalau dihitung-hitung, omzet kedai miliknya turun hampir 60 sampai 70 persen selama masa PPKM Darurat Batam.

Selama PPKM Darurat Batam, pemilik kedai kopi meminta para pembeli untuk tak meminum pesanannya di tempat alias take away.
Selama PPKM Darurat Batam, pemilik kedai kopi meminta para pembeli untuk tak meminum pesanannya di tempat alias take away. (TribunBatam.id/Ichwan Nur Fadillah)

"Namanya kedai kopi, pasti ramainya kalau bisa duduk dan minum di tempat.

Sementara, sekarang harus take away," keluhnya.

Baginda tak terlalu memikirkan uang sewa kedai. Sebab, ruko yang ditempatinya sudah milik sendiri.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved