Breaking News:

Pelni Tetap Beroperasi saat PPKM Darurat di Batam, Penumpang Wajib Punya Sertifikat Vaksin Covid-19

Penumpang KM Pelni wajib tes PCR dan memiliki kartu vaksin Covid-19, tetap berlayar ke Batam selama PPKM Darurat

Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Agus Tri Harsanto
TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng
PELABUHAN BATU AMPAR BATAM - Calon penumpang kapal Pelni KM Kelud tampak mengantre di depan pintu masuk Pelabuhan Batu Ampar Batam, Provinsi Kepri, Minggu (18/7/2021). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kapal Pelni tetap berlayar ke Batam selama PPKM Darurat.

Hanya saja pihak Pelni tetap memperketat protokol kesehatan (prokes) baik bagi penumpang yang datang maupun berangkat.

Kepala Pelni Cabang Batam Kapten Agus mengatakan, pengguna kapal Pelni semua tujuan saat ini wajib melampirkan sertifikat vaksinasi dan surat keterangan negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2 x 24 jam dan rapid tes antigen maksimal 1 x 24 jam terakhir.

"Kita masih beroperasi. Aturan terbaru ini terkait perjalanan dengan transportasi laut oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub)," ujarnya, Minggu (18/7/2021).

Disebutkan Agus, Surat Edaran (SE) Menteri Perhubungan Nomor 44 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Laut Dalam Masa Pandemi Covid-19 ini menyusul pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat mulai 3 hingga 20 Juli 2021.

Aturan ini juga sejalan dengan SE Ketua Satuan Tugas Covid-19 Nomor 14 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019.

"Kita berdasarkan aturan saja. Penumpang dengan dokumen lengkap, seperti sertifikasi vaksinasi dan RT-PCR sudah validasi ya monggo dipersilakan naik kapal," ungkapnya.

Aturan ini pun sudah dimulai sejak dikeluarkan SE Menteri Perhubungan Nomor 44 Tahun 2021.

Selain bagi pelaku perjalanan dari dan ke Pulau Jawa serta Bali wajib menunjukkan kartu vaksin, bagi pelaku perjalanan di luar Jawa dan Bali tidak diwajibkan untuk mengantongi sertifikat vaksinasi namun tetap harus melampirkan hasil keterangan negatif RC PCR Test (2x24 jam) atau negatif antigen (1x24 jam).

"Untuk pelayaran perintis tidak diwajibkan, namun disesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing," sambung Kapten Agus.(Tribunbatam.id/bereslumbantobing)

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved