Breaking News:

Seorang Guru Menyesal Menolak Disuntik Vaksin Covid-19 dengan Arogan, Begini Nasibnya Sekarang

Seperti di banyak rumah sakit lain, jumlah pasien yang dirawat karena Covid-19 di Bradford Royal Infirmary di Inggris meningkat tajam belakangan ini.

Editor: Anne Maria
BBC INDONESIA
Abderrahmane Fadil, guru IPA berusia 60 tahun asal Inggris yang mengutarakan penyesalannya terkena Covid-19 setelah menolak mendapatkan vaksin. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM- Seorang guru menyesal menolak disuntik vaksin.

Guru pria itu bahkan dengan arogannya enggan disuntik vaksin Covid-19.

Lantas begini nasibnya sekarang.

Hal tersebut seperti yang dialami seorang guru di Inggris.

Seperti diketahui, jumlah pasien Covid-19 di beberapa negara melonjak tajam.

Tak cuma di Indonesia, namun angka kasus aktif Covid-19 juga meningkat di negara-negara lain.

Contohnya di Inggris.

Seperti di banyak rumah sakit lain, jumlah pasien yang dirawat karena Covid-19 di Bradford Royal Infirmary di Inggris meningkat tajam belakangan ini.

Sekitar setengah dari pasien ini sebelumnya memilih tidak mengikuti program vaksinasi.

Kini pun mereka sangat menyesali keputusan tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved