Breaking News:

INFO CUACA

Cuaca Tanjungpinang dan Bintan Hari Ini Berawan, Besok dan Lusa Berpotensi Hujan

BMKG RHF Tanjungpinang memprakirakan cuaca Tanjungpinang dan Bintan selama 3 hari ke depan. Yakni berawan namun masih tetap berpotensi hujan

Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Dewi Haryati
DOK TRIBUNWOW
Cuaca Tanjungpinang dan Bintan Hari Ini Berawan, Besok dan Lusa Berpotensi Hujan. Foto: Ilustrasi Info Cuaca Hari Ini 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang memprakirakan cuaca untuk wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) untuk tiga hari ke depan.

Analisis dinamika Suhu muka laut (Sea Surface Temperature atau SST) per tanggal 20 Juli 2021 di sekitar Perairan Kepulauan Riau khususnya di Perairan Pulau Bintan umumnya masih dalam kondisi yang hangat berkisar antara 29 - 30°C dan anomali SST di wilayah perairan Kepulauan Riau cenderung bersifat netral yang bernilai antara -0.5 s.d. +0.5°C.

"Indeks ENSO terupdate sebesar +0.04 dan dalam kondisi netral, dan diprakirakan kondisi netral ini akan berlangsung hingga Desember 2021, sehingga secara umum tidak memberikan dampak terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia," kata Prakirawan BMKG Tanjungpinang, Hayu Nur Mahron, Kamis (22/7/2021).

Indeks Dipole Mode (DMI) sebesar -0.62 yang menunjukkan kondisi negatif, dan diprakirakan akan kembali netral dan berlangsung hingga Januari 2022, sehingga cukup berpengaruh terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia bagian barat.

Analisis per tanggal 20 Juli 2021 menunjukkan MJO berada di kuadran 5, sehingga sudah tidak berpengaruh terhadap peningkatan distribusi awan-awan konvektif penghasil hujan di wilayah Indonesia bagian barat.

Baca juga: Cuaca Tanjungpinang dan Bintan Berawan saat Idul Adha 1442 Hijriah Besok

Baca juga: Jadwal Kapal Roro KMP Senangin Rute Batam dan KMP Kundur Rute Tanjungpinang

"Angin Monsun Australia diprakirakan masih mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia hingga dasarian I Agustus 2021. Hal ini ditunjukkan dengan aliran massa udara di wilayah Indonesia bagian selatan equator umumnya didominasi angin timuran. Pola siklonal diprediksi terbentuk di wilayah barat Sumatera. Adanya daerah pertemuan massa udara di daerah Sumatera bagian tengah," terangnya.

Analisa kelembapan udara relatif (relative humidity) pada dasarian I di lapisan permukaan umumnya di atas 80% terjadi hingga Dasarian I Agustus. Kelembapan udara relatif pada lapisan 850 mb umumnya berkisar antara 35% - 90% dan dipredikisi bertahan hingga Dasarian I Agustus. Kelembapan udara relatif pada lapisan 700mb diprediksi umumnya antara 30 – 90% hingga Dasarian I Agustus.

"Untuk peringatan dini yang harus diwaspadai terjadinya hujan sedang-lebat secara tiba-tiba yang dapat disertai petir dan angin kencang akibat munculnya awan Cumulonimbus," ungkapnya.

Berdasarkan analisis dinamika atmosfer pengaruh fenomena cuaca skala global (ENSO) dan MJO tidak berpengaruh, sedangkan IOD cukup memberikan dampak terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia khususnya Indonesia bagian barat.

Nilai SST yang hangat dengan nilai anomali SST berada dikisaran netral menunjukkan aktivitas penguapan yang normal dan cukup untuk menyuplai uap air ke atmosfer, sehingga masih dapat mendukung untuk terbentuknya awan konvektif di sekitar wilayah Pulau Bintan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved