Breaking News:

Serangan Balik Pegawai KPK ke Komjen Pol Firli Bahuri, Telisik Pidana TWK Disebut Maladministrasi

Puluhan pegawai KPK yang tak lolos TWK di masa Komjen Pol Firli Bahuri memimpin lembaga antirasuah melakukan serangan balik ke para pimpinan lembaga

Editor: Irfan Azmi Silalahi
Tribunnews/Ilham Rian Pratama
Ketua KPK Komjen Pol Firli Bahuri. 75 pegawai KPK yang dinyatakan tak lolos TWK bakal menelusuri potensi pelanggaran pidana yang dilakukan pimpinannya sejurus temuan Ombudsman terkait maladministrasi pelaksanaan TWK 

TRIBUNBATAM.id - Puluhan pegawai KPK yang tak lolos TWK melakukan "serangan balik" kepada para pimpinan lembaga antirasuah.

Diketahui bahwa sebagian besar dari 75 pegawai yang tak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) itu merupakan penyidik dan penyelidik KPK, dan dianggap berintegritas.

Mereka dibebastugaskan oleh Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Komjen Pol Firli Bahuri buntut hasil asesmen TWK.

Kini, mereka bakal menelusuri potensi pelanggaran pidana yang dilakukan pimpinannya, sejurus temuan Ombudsman terkait maladministrasi pelaksanaan TWK sebagai syarat alih status pegawai menjadi ASN.

Kepala Bagian Perancangan Peraturan dan Produk Hukum nonaktif KPK, Rasamala Aritonang, yang mewakili 75 pegawai menyebut mereka akan berupaya menempuh jalur hukum untuk menyelisik potensi tersebut.

Baca juga: Wakil Ketua KPK Tanggapi Kritikan BEM UI, Minta Mahasiswa Sampaikan Kritikan Dengan Cara Imiah

"Ada tiga kata kunci pada temuan yang kami anggap serius, malaadministrasi; pelanggaran prosedural; dan yang amat serius adalah penyalahgunaan wewenang," ucap Rasamala dalam jumpa pers virtual, Rabu (21/7/2021).

"Terkait dengan tiga kata kunci ini, kami mempertimbangkan upaya hukum lebih lanjut untuk mendorong adanya pemeriksaan terkait motif dilakukannya pelanggaran serius tersebut," sambungnya dilansir dari Tribunnews.com.

KPK - Inilah Biodata Harun Al Rasyid, Pegawai Paling Diwaspadai Pemimpin KPK, Raja OTT Tak Lolos TWK. FOTO: HARUN
KPK - Inilah Biodata Harun Al Rasyid, Pegawai Paling Diwaspadai Pemimpin KPK, Raja OTT Tak Lolos TWK. FOTO: HARUN (ISTIMEWA)

Motif yang dimaksud oleh Rasamala dilakukan oleh sejumlah pihak terkait TWK ini, yaitu Ketua KPK Firli Bahuri, Kepala BKN Bima Haria Wibisana, Kepala LAN Adi Suryanto, Menkumham Yasonna Hamonangan Laoly, serta Menpan RB Tjahjo Kumolo.

Ia memerinci, motif pertama, yakni apa motif Kepala Biro Hukum KPK dan Direktur Perundangan Kemenkumham menandatangani berita acara yang rapatnya tidak mereka hadiri, melainkan dihadiri oleh para pimpinan lembaga.

Kedua, apa motif para pimpinan lembaga dalam hal ini Ketua KPK, Kepala BKN, Kemenpan RB, Kepala LAN, dan Menkumham, yang tidak mau menandatangani rapat yang mereka hadiri.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved