Breaking News:

9 Insinyur China Tewas dalam Serangan Bom, Kini Para Pekerja China Bawa Senapan AK-47 saat Bekerja

muncul foto foto pekerja Tiongkok menyandang senapan AK-47 saat bekerja di berbagai proyek CPEC ( China Pakistan Economic Corridor ) di Pakistan.

Editor: Anne Maria
India Today
9 Insinyur China Tewas dalam Serangan Bom, Kini Para Pekerja China Bawa Senapan AK-47 saat Bekerja 

TRIBUNBATAM.id, BATAM- Sebanyak 9 insinyur China tewas dalam insiden serangan bom di Pakistan.

Kini setelah peristiwa tersebut, para pekerja China pun kedapatan membawa senapan AK-47 saat bekerja.

Ya, beberapa hari setelah kejadian bus yang membawa insinyur China di Pakistan menjadi sasaran bom, kini muncul foto foto pekerja Tiongkok menyandang senapan AK-47 saat bekerja.

Para pekerja tersebut seperti terlihat di berbagai proyek CPEC (China Pakistan Economic Corridor) di Pakistan.

Diketahui pada 14 Juli 2021, sembilan insinyur China dan tiga pekerja Pakistan tewas dalam serangan bom.

Akibat serangan bom tersebut, bus yang membawa para pekerja itu terjun ke sungai Dasu di kawasan pegunungan terpencil Distrik Kohistan, Khyber Pakhtunkhwa.

Dua dari tiga korban warga Pakistan merupakan anggota militer yang mengawal pekerja China.

Saat itu bus itu membawa lebih dari 30 orang ke lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Dasu (Dasu hydropower project) yang merupakan bagian CPEC - rencana investasi senilai 65 miliar dolar AS yang mencakup jaringan jalan, kereta api, dan jaringan pipa antara kedua negara.

Awalnya Pakistan mengklaim serangan bom ini merupakan masalah teknis pada mesin bus hingga terjun ke Sungai Dasu.

Namun China berkeras adalah serangan teror pada pekerja China dan akhirnya mengirim tim penyelidiknya sendiri ke Pakistan.

Bus yang membawa insinyur China menjadi sasaran bom, hingga terjun ke sungai.
Bus yang membawa insinyur China menjadi sasaran bom, hingga terjun ke sungai. (AFP)

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved