SEKOLAH ONLINE
Contoh Penerapan Sila ke-4 Pancasila Dalam Kehidupan Sehari-hari
Bermusyawarah adalah salah satu contoh penerapan sila ke-4 Pancasila, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila bisa kita amalkan dalam kehidupan
TRIBUNBATAM.id - Bermusyawarah adalah salah satu contoh penerapan sila ke-4 Pancasila.
Seperti diketahui sila ke-4 Pancasila berbunyi Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan.
Sila ke-4 Pancasila yang dilambangkan dengan “Kepala Banteng”.
Dalam pengamalannya sila ke-4 Pancasila dijelaskan melalui 10 butir.
Dikutip dari website Kementerian Pertahanan RI dalam artikel “45 Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila” (2014), 10 butir pengamalan tersebut meliputi:
- Sebagai warga negara dan warga masyarakat, setiap manusia Indonesia mempunyai kedudukan, hak, dan kewajiban yang sama.
- Tidak boleh memaksakan kehendak kepada orang lain.
- Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.
- Musyawarah untuk mencapai muafakat diliputi oleh semangat kekeluargaan.
- Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah.
- Dengan itikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil.
- Di dalam musyawarah diutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
- Musyawarah dilakukan dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur.
- Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, nilai-nilai kebenaran dan keadilan mengutamakan persatuan dan kesatuan demi kepentingan bersama.
- Memberikan kepercayaan kepada wakil-wakil yang dipercayai untuk melaksanakan permusyawaratan.
Baca juga: Nilai-nilai Sila 1 Pancasila Ketuhanan Yang Maha Esa dan Contoh Penerapannya Dalam Kehidupan
Contoh Penerapan Sila ke-4 Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
1. Saling Menghargai Pendapat
Teman-teman pasti pernah kerja kelompok, kan? Terkadang kita butuh mendiskusikan sesuatu untuk menyelesaikan tugas.
Biasanya masing-masing orang akan memberikan pendapat. Saat inilah kita harus saling menghargai pendapat satu sama lain.
Baru kemudian kita bisa menentukan bersama jawaban mana yang paling baik untuk tugas yang kita kerjakan.
Dengan saling menghargai pendapat itu artinya kita sudah menerapkan isi sila ke-4 Pancasila.
2. Menerima Kritik
Hidup di masyarakat membuat kita bertemu dengan banyak orang yang memiliki latar belakang yang berbeda-beda.
Tidak heran jika kita pernah diberi kritik atau saran oleh orang lain. Nah, saat dikritik kita sebaiknya mendengarkan dan jangan marah.
Begitu juga jika diberi saran, alangkah baiknya kalau saran itu didengarkan dan dipertimbangkan sebelum mengambil tindakan.
Ini adalah salah satu contoh penerapan sila ke-4 pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Baca juga: Nilai Sila ke-2 Pancasila Lengkap dengan 10 Butir Pengamalan Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
3. Mengutamakan Musyawarah
Tak bisa dihindari dalam kehidupan pasti kita akan menemukan masalah. Baik itu masalah di lingkup kecil atau lingkup yang besar.
Untuk bisa menyelesaikan masalah ini, sebagai warga negara Indonesia kita harus melakukannya dengan musyawarah.
Hal itu tentunya sesuai dengan isi dari sila ke-4 pancasila.
Musyawarah ini bertujuan untuk mendapatkan pemecahan masalah yang tepat dan sesuai dengan keinginan masing-masing pihak.
Tak hanya untuk menyelesaikan masalah, musyawarah juga bisa dilakukan untuk mengambil sebuah keputusan.
4. Mendahulukan Kepentingan Banyak Orang
Dalam bermasyarakat kita tidak boleh egois atau ingin menang sendiri. Hal itu karena kita harus mendahulukan terlebih dahulu kepentingan banyak orang.
Jadi saat ingin mengambil suatu keputusan, lihatlah terlebih dahulu apakah itu akan baik untuk banyak orang atau tidak.
Dengan begitu, masyarakat Indonesia akan rukun dan juga makmur.
Baca juga: Butir-butir Pengamalan Sila ke-3 Pancasila Serta Contoh Penerapan Dalam Keluarga
Makna Sila ke-4 Pancasila
"Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan" adalah bunyi sila ke-4 pancasila.
Makna dari sila ke-4 ini adalah sebagai warga negara Indonesia kita mempunyai kedudukan, hak, dan kewajiban yang sama.
Walaupun memiliki hak masing-masing, kita sebaiknya juga harus memerhatikan kepentingan bersama.
Karena itu masyarakat Indonesia harus melakukan musyawarah sebelum mengambil keputusan. Hal ini dilakukan untuk menghargai pendapat satu sama lain.
Selain itu, bermusyawarah juga membuat kita bisa menemukan jalan keluar yang baik dan adil untuk banyak orang.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ncasilaa.jpg)