Sabtu, 18 April 2026

Siswa SMP Terjebak Cinta Sesama Jenis, Dijual Pacar Prianya ke Om-om Pemuda LGBT

Berawal dari pertengkaran dua pria kasus prostitusi sesama jenis terbongkar ke publik yang melibatkan anak di bawah umur berstatus siswa kelas 3 SMP

|
Kompas.com
Seorang siswa SMP terjebak cinta sesama jenis. Pertengkarannya dengan pacar prianya membongkar kasus prostitusi LGBT di mana ia kerap dijual pacarnya ke om-om dan pria penyuka sesama jenis 

TRIBUNBATAM.id - Berawal dari pertengkaran dua pria kasus prostitusi sesama jenis terbongkar ke publik.

A (15) dan HN (28) yang ternyata pasangan homo atau gay, bertengkar di pinggir jalan di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (21/7/2021).

Ini sesuai dengan pengakuan keduanya saat diperiksa di Unit PPA Satreskrim Polresta Padang.

"Saya suka sama suka sama Abang (inisial HN)," kata A, dikutip dari TribunPadang.com, Kamis (22/7/2021).

"Kita pacaran," sambung bocah yang duduk di bangku SMP kelas 3 tersebut.

Ia mengaku, sampai dibawa ke Polresta Padang akibat bertengkar dengan sang pacar.

Baca juga: Prajurit TNI AL Terbukti LGBT Bersiap Didepak, KSAL Laksamana Yudo Margono Singgung Moral

"Karena bertengkar, dimarahi dan dibentak. Karena takut, lalu keluar dari mobil," katanya.

Ia menjelaskan, bertengkar karena masalah uang terkait jasanya sebagai pemuas nafsu.

Karena tidak ada masyarakat saat itu, ia kembali masuk ke dalam mobil pacarnya.

"Lalu pergi ke tempat orang yang mesan. Saat jalan pulang dibentak-bentak dan saya buka pintu saat mobil sedang melaju," katanya.

Ia menjelaskan, HN menarik bajunya dan mobil tiba-tiba rem mendadak.

Ia pun akhirnya dapat lari dan dibantu oleh masyarakat dan dibawa ke Polresta Padang.

Baca juga: Dianggap Aib Keluarga karena Gay, Ali LGBT Dipenggal Saudara Tiri dan Sepupunya

A mengatakan, menjadi seorang yang suka sama sejenis sejak umur 13 tahun.

"Semenjak umur 13 sudah suka sama suka sejenis," kata A masih dari TribunPadang.com.

Ia juga mengaku, dulu sering mendapat perlakuan tidak baik oleh teman perempuannya.

"Hal itu dikarenakan sering dikasari sama cewek. Seperti di sekolah di-bully, dipukul juga," katanya.

Menjadi bahan bully dan sering dikasari dikarenakan kehidupannya yang tidak berkecukupan.

"Karena saya tidak berkecukupan, gak suka lagi sama cewek, dah benci kali," ujar A.

A melanjutkan pengakuannya, bahwa ia diminta untuk melayani lelaki lainnya oleh kekasih prianya, HN.

A mengatakan, dirinya 'dijual' lewat aplikasi khusus LGBT bernama Walla dan Hornet.

"Pakai aplikasi bernama Wala dan Hornet, di HP Abang (inisial HN)," ujar A.

Ia mengaku, melayani sesama jenis karena masalah ekonomi dan tidak ada uang.

"Waktu itu karena gak ada duit pegangan, dan buat makan saja susah," ujarnya.

Dijelaskannya, dari hasil tersebut, didapatkan uang mulai Rp 200 ribu sampai Rp 1 juta.

Selanjutnya, uang tersebut digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, dari makan, beli baju dan keperluan lainnya.

"Yang mesan ada abang-abang dan ada juga om-om," katanya.

Saat ini Polresta Padang terus melakukan pendalaman terkait kasus ini.

Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda mengatakan, HN terancam penjara karena melakukan pelecehan dan eksploitasi terhadap anak di bawah umur.

Baca juga: PARAH! Perawat LGBT Nekat Mesum dengan Pasien Covid-19 di Wisma Atlet, Chat Janjian di Toilet Viral

"Sebagaimana diatur dalam pasal 82 Juncto (Jo) 76 E, 76 I, pasal 88 Undang-undang RI nomor 17 tahun 2016, dan sub pasal 292 KUHPidana," terang Rico, dikutip dari TribunPadang.com.

Diketaui, aplikasi yang digunakan pelaku LGBT dalam dugaan menjual anak di bawah umur ke sesama jenis telah di-download jutaan orang di PlayStore, Rabu (21/7/2021).

Pasangan sesama jenis ini diduga melakukan praktik prostitusi secara online menggunakan aplikasi Walla dan Hornet.

Kejadian ini diketahui dari perkelahian antara keduanya di kawasan Simpang Haru dan dibawa ke Polresta Padang.

Aplikasi Hornet - Gay Social Network sudah di-download sebanyak 10 juta lebih.

Sedangkan, aplikasi Walla - Gay Chat & Dating sudah di-download sebanyak 5 juta lebih pengguna.

.

.

.

Baca berita menarik TRIBUNBATAM.id lainnya di Google

(*/ TRIBUNBATAM.id/ TribunPadang.com)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved