Breaking News:

Wali Kota Tanjungpinang Serahkan Sembako ke Pasien Isoman, Minta Warga Selalu Taat Prokes

Seorang warga yang menerima bantuan sembako dan sedang menjalani isolasi mandiri mengaku, mereka sekeluarga belum melaksanakan vaksinasi.

TRIBUNBATAM.id/M.Ilham
Jumat Berkah - Walikota Tanjungpinang, Rahma serahkan bantuan sembako kepada masyarakat di Tanjungpinang Timur yang tidak mampu dan terpapar Covid-19, Jumat (23/7/2021) 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Pemko Tanjungpinang kembali memberikan bantuan kepada masyarakat tak mampu dan terpapar Covid-19 yang tengah isolasi mandiri ( isoman), Jumat (23/7/2021).

Wali Kota Tanjungpinang, Rahma, yang turun langsung menyerahkan bantuan nampak sedang berdialog dengan masyarakat setelah memberikan bantuan sembako di Jalan Sri Katon, RT 004 RW 008, Kelurahan Pinang Kencana, Kecamatan Tanjungpinang Timur.

Saat itu Rahma mengenakan pakaian baju kurung Melayu Biru, dengan jilbab dan masker putih.

Dalam kesempatan itu, Rahma yang didampingi Camat Tanjungpinang Timur, Dody mengakui, lonjakan kasus Covid-19 di Tanjungpinang saat ini cukup tinggi.

"Untuk itu saya minta kepada seluruh masyarakat agar tetap taati protokol kesehatan guna menekan penyebaran virus Corona," kata Rahma.

Di lokasi yang sama, seorang warga yang menerima bantuan sembako dan sedang menjalani isolasi mandiri mengaku, mereka sekeluarga belum melaksanakan vaksinasi.

Mendengar hal itu, Rahma meminta kepadanya untuk segera melaksanakan vaksinasi 3 bulan setelah selesai masa isolasi.

Sementara itu, Camat Dody menyampaikan, bantuan sembako yang diberikan oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk wilayah Kecamatan Tanjungpinang Timur sebanyak 142 paket.

"Jumat ini paket sembako yang diberikan Pemko Tanjungpinang sebanyak 142 paket. Itu diperuntukkan bagi masyarakat yang tidak mampu yang terpapar Covid-19," kata Dody.

Dody melanjutkan, 142 paket tersebut dialokasikan untuk lima kelurahan di Tanjungpinang Timur dan akan didistribusikan ke masyarakat yang termasuk kriteria tersebut.

Sebagai informasi tambahan, untuk wilayah Kecamatan Tanjungpinang Timur per 21 Juli 2021 tercatat sebanyak 923 kasus aktif covid-19.

"Kasus aktif 923, isolasi mandiri sebanyak 793 orang dan di lima kelurahan itu isolasi terpadu sebanyak 67 orang. Paling banyak di Kelurahan Batu IX (sembilan)," jelasnya.

Sementara itu terkait PPKM Darurat di Tanjungpinang yang kini bernama PPKM Level 4, Dody menyebut untuk wilayah Kecamatan Tanjungpinang Timur khususnya wilayah Bintan Centre dan Ganet, sudah mematuhi aturan yang berlaku terutama bagi non esensial.

"Kita berharap perpanjangan PPKM level 4 ini sampai 25 Juli berakhir," harap Dody. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved