Breaking News:

BATAM TERKINI

Rutan Kelas IIA Barelang Batam Dituding Peras Napi, Karutan Ungkap Fakta Sebenarnya

Kepala Rumah Tahanan (Rutan) kelas IIA Barelang Batam, Yan Patmos Purba mengungkap fakta sebenarnya terkait kabar adanya pemerasan di dalam Rutan.

Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id/PERTANIAN SITANGGANG
Kepala Rutan Batam Yan Patmos Purba, bersama Napi dan keluarga Napi yang merasa diperas. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kepala Rumah Tahanan (Rutan) kelas IIA Barelang Batam, memanggil keluarga yang merasa menjadi korban pemerasan, dan mengumbar kabar tersebut melalui media online di Kota Batam.

Karutan kelas IIA Barelang Batam, Yan Patmos Purba mengaku kaget saat mendapat informasi bahwa adanya tindak pemerasan yang dilakukan dari pihak Rutan kepada keluarga Napi yang sedang menjalani masa tahanan di Rutan Batam.

"Awalnya kita mendapat informasi dari media cetak, bukan dari warga binaan ataupun dari keluarga warga binaan, kita malah dapat informasi dari pemberitaan media online," kata Yan, Sabtu (24/7/2021).

Yan menjelaskan, berdasarkan informasi tersebut pihaknya bersama jajaran langsung mencari tahu informasinya dan memanggil Napi dan keluarga Napi yang sedang menjalani masa tahanan di dalam Rutan.

"Selama ini tidak ada pungutan apapun yang terjadi di dalam Rutan. Jangankan pungutan, pegawai yang berani memukul Napi, kita proses," kata Yan.

Baca juga: PASIEN Covid-19 di Batam Tambah 435 Orang, 18 Orang Meninggal Dunia

Dia juga menjelaskan bahkan Pegawai Rutan, sudah ada yang diproses pidana dan saat ini sudah dipecat dan dipenjarakan karena ketahuan memukul Napi saat menjalani persidangan secara online.

"Jadi kita tidak main-main," kata Yan.

Sementara di tempat yang sama HS Napi di Rutan kelas IIA Barelang Batam, yang meminta uang kepada istrinya mengaku bahwa sebelumnya dirinya meminta uang kepada istrinya VP, untuk keperluan dirinya di dalam Rutan.

"Di dalam Rutan ini kan kita butuh uang beli kopi, beli teh," kata Hs.

Dia menceritakan, saat dirinya meminta uang tersebut istrinya awalnya menolak, namun dirinya menjelaskan bahwa di dalam Rutan, perlu juga uang sekedar beli kopi dan teh.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved