Breaking News:

Risma Pasrah Lihat Suaminya yang Positif Covid-19 Dianiaya dan Diikat Warga

Risma Sitorus hanya bisa pasrah menyaksikan suaminya dianiaya dan diikat oleh warga karena positif Covid-19.

Editor: Widi Wahyuning Tyas
Tangkapan layar video
Seorang pasien Covid-19 bernama Salamat Sianipar dianiaya warga di Kabupaten Toba, Sumatera Utara. 

TOBA, TRIBUNBATAM.id - Risma Sitorus hanya bisa pasrah menyaksikan suaminya dianiaya dan diikat oleh warga.

Suami Risma, Selamat Sianipar mengalami tindak kekerasan karena positif Covid-19.

Tubuhnya yang sudah tak berdaya ditendang, dipukul kayu, hingga diikat beramai-ramai oleh warga sekitar tempat tinggalnya.

Peristiwa yang terjadi di Desa Pardomuan, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba, Sumatera Utara ini sontak menghebohkan jagat maya.

Video penganiayaan itu pun viral di media sosial dan menuai beragam kecaman.

Kurangnya edukasi membuat warga menganggap bahwa Covid-19 adalah aib.

Tak bisa berbuat banyak, Risma pun akhirnya buka suara.

Kabur dari tempat isolasi karena depresi

Risma Sitorus, istri dari Salamat Sianipar, pasien Covid-19 yang sempat dianiaya warga kampung memberikan keterangan
Risma Sitorus, istri dari Salamat Sianipar, pasien Covid-19 yang sempat dianiaya warga kampung memberikan keterangan (TRIBUNNEWS)

Risma mengatakan, suaminya Salamat Sianipar memang sempat dibawa ke lokasi isolasi yang jauh dari permukiman pada Rabu (21/7/2021) lalu.

Saat itu, suaminya kabur dari tempat isolasi dan kembali ke rumah dalam keadaan depresi lantaran diasingkan dari kampung.

Sampai di rumah, Salamat Sianipar mulai depresi.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved