Breaking News:

BATAM TERKINI

Bingung Makan Apa dan Tinggal di Mana, Puluhan Orang Bertahan di Gedung Tua Pasar Induk Jodoh Batam

Puluhan warga yang selama ini tinggal di gedung tua Pasar Induk Jodoh Batam tetap bertahan di lokasi tersebut. Mereka bingung tak tahu mau kemana.

Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id/Ronnye Lodo Laleng
Tim terpadu sedang melakukan pembongkaran gedung tua pasar Induk Jodoh, Senin 26 Juli 2021. Puluhan warga yang selama ini tinggal di gedung tua Pasar Induk Jodoh Batam tetap bertahan di lokasi tersebut. Mereka bingung tak tahu mau kemana. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pasca dilakukan pembongkaran gedung tua pasar Induk Jodoh puluhan masyarakat yang selama ini tinggal di gedung tersebut tetap bertahan di lokasi pasar Induk Jodoh.

Salah satu dari puluhan warga tersebut yang bernama Kaila (29) mengakui jika dirinya saat ini masih bingung harus pindah kemana.

"Belum tahu, hari ini saya dan keluarga tinggal di mana. Saat ini belum ada uang lebih yang digunakan untuk membayar penginapan ataupun kos," ungkap Kaila saat ditemui awak media, Senin, (26/7/2021).

Dikatakannya, dirinya tidak pernah melawan dan mau pindah dari gedung tua tersebut, hanya saja kondisi ekonomi yang membuat dirinya tetap bertahan hidup di bekas gedung tua tersebut.

Ia berharap agar dalam situasi dan kondisi yang serba susah ini, pemerintah Kota Batam bisa membantu mereka paling tidak untuk makan dan tinggal selama satu Minggu ke depan sambil mencari tempat tinggal yang baru.

"Kami memang tidak ada uang untuk tinggal di kos sehingga kami bertahan hidup di gedung tua ini. Dalam situasi pandemi Covid-19 ini, saya pribadi berharap uluran tangan dari Pemerintah Kota Batam, meski hanya sebatas mengurangi beban hidup kami," harap Kaila.

Baca juga: KURANG 1 Juta Dosis, Walikota Batam Surati Kemenkes Minta Tambahan Vaksin

Hal yang sama juga disampaikan oleh salah seorang warga lain yang enggan menyebutkan namanya.

Menurutnya Pemerintah Kota Batam harap dengan jernih mengambil sebuah keputusan.

"Harusnya dalam suasana PPKM Level 4 ini, kegiatan penggusuran seperti ini jangan dilakukan dulu. Mengingat hal semacam ini pasti mengakibatkan kerumunan masa yang banyak. Apa salahnya tunggu situasi pandemi Covid-19 ini agak reda baru dilakukan pembongkaran," keluhnya.

Hingga sore ini, satu persatu petugas keamanan maupun warga lain sudah mulai meninggalkan lokasi gedung tua pasar Induk Jodoh, Batam(TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng)

*Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved