Breaking News:

INFO CUACA

Info Cuaca Tanjungpinang dan Bintan Hari Ini hingga Besok Jumat 30 Juli 2021

Ini prediksi cuaca Tanjungpinang dan Bintan hari ini, 29 Juli 2021 hingga besok Jumat, 30 Juli 2021

Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Dewi Haryati
DOK TRIBUNWOW
Info Cuaca Tanjungpinang dan Bintan Hari Ini hingga Besok Jumat 30 Juli 2021. Foto: Ilustrasi Info Cuaca 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang memprakirakan cuaca untuk wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) untuk tiga hari ke depan.

Analisis dinamika suhu muka laut (Sea Surface Temperature atau SST) per tanggal 23 Juli 2021 di sekitar Perairan Kepulauan Riau khususnya di Perairan Pulau Bintan umumnya masih dalam kondisi yang hangat berkisar antara 29 - 30°C dan anomali SST di wilayah perairan Kepulauan Riau cenderung bersifat netral yang bernilai antara 0.0 s.d. +0.5°C.

"Indeks ENSO terupdate sebesar -0.19 dan dalam kondisi netral, dan diprakirakan kondisi netral ini akan berlangsung hingga Desember-Januari-Februari 2022, sehingga secara umum tidak memberikan dampak terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia," kata Prakirawan BMKG Tanjungpinang, Miranda Putri Permatasari, Kamis (29/7/2021).

Indeks Dipole Mode (DMI) sebesar -0.52 yang menunjukkan kondisi negatif, dan diprakirakan akan kembali netral dan berlangsung hingga Januari 2022, sehingga cukup berpengaruh terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia bagian barat.

Analisis per tanggal 26 Juli 2021 menunjukkan MJO berada di kuadran 6, sehingga sudah tidak berpengaruh terhadap peningkatan distribusi awan-awan konvektif penghasil hujan di wilayah Indonesia bagian barat.

Baca juga: Jadwal Penyaluran Beras 10 Kg di Bintan, 7.163 KPM Bakal Dapat Bantuan PPKM

"Angin Monsun Australia diprakirakan masih mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia bagian selatan hingga dasarian II Agustus 2021.

Hal ini ditunjukkan dengan aliran massa udara di wilayah Indonesia bagian selatan equator umumnya didominasi angin timuran. Pola siklonal diprediksi terbentuk di wilayah barat Sumatera," terangnya.

Analisa kelembapan udara relatif (relative humidity) pada dasarian II di lapisan permukaan umumnya di atas 85 % dan diprediksi diatas 80 % hingga Dasarian II Agustus. Kelembapan udara relatif pada lapisan 850 mb umumnya berkisar antara 55 % - 85 % dan dipredikisi berkisar antara 50 – 90 % hingga Dasarian II Agustus. Kelembapan udara relatif pada lapisan 700 mb diprediksi umumnya antara 35 – 80% dan diprediksi berkisar antara 30 – 85 % hingga Dasarian II Agustus.

"Untuk peringatan dini yang harus diwaspadai terjadinya hujan sedang-lebat secara tiba-tiba yang dapat disertai petir dan angin kencang akibat munculnya awan Cumulonimbus," ungkapnya.

Berdasarkan analisis dinamika atmosfer pengaruh fenomena cuaca skala global (ENSO) dan MJO tidak berpengaruh, sedangkan IOD cukup memberikan dampak terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia khususnya Indonesia bagian barat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved