Breaking News:

Negeri Jiran Panas! Muhyiddin Yassin Diminta Mundur, 85 Persen Responsen Kritik PM Malaysia

Perdana Menteri (PM) Malaysia Muhyiddin Yassin digoyang hasil survei online sebuah lembaga yang 85 persen responsen memintanya untuk mengundurkan diri

Penulis: Irfan Azmi Silalahi | Editor: Irfan Azmi Silalahi
screenshot laman web MalaysiaKini
Hari pertama Muhyiddin Yassin masuk kantor sebagai Perdana Menteri Malaysia, Senin (2/3/2020). Negeri Jiran Panas! Muhyiddin Yassin Diminta Mundur, 85 Persen Responsen Tak Puas Kinerja PM Malaysia 

TRIBUNBATAM.id - Perdana Menteri (PM) Malaysia Muhyiddin Yassin digoyang hasil survei online sebuah lembaga.

Survei yang dilakukan Institut Darul Ehsan pada 11 hingga 18 Juli 2021, menyatakan 85 persen responden memilih Muhyiddin Yassin mundur sebagai PM Malaysia.

Servei yang melibatkan 7.986 responden secara nasional itu, meliputi Semenanjung, Sabah dan Sarawak.

Adapun profil responden meliputi jenis kelamin, usia, ras dan dukungan untuk partai politik (parpol).

Baca juga: Dianggap Gagal Tangani Pandemi, Warga Malaysia Gelar Konvoi Tuntut PM Muhyiddin Yassin Mundur

Saat ini Muhyiddin Yassin memimpin Negeri Jiran, terus-menerus mendapat kecaman dari massa.

Protes datang terkait penanganan pandemi Covid-19, tuduhan pembuatan kebijakan tidak konsisten serta hukuman standar ganda.

PM Malaysia Muhyiddin Yassin bicara soal Covid-19
PM Malaysia Muhyiddin Yassin bicara soal Covid-19 (twitter/MuhyiddinYassin)

Hasil survei yang dilakukan Institut Darul Ehsan, hanya mendapati 12 persen yang ingin Muhyiddin Yassin tetap menjabat Perdana Menteri (PM).

Dilansir dari world of buzz, 12 persen yang memilih dia tetap menjabat PM percaya, bahwa Muhyiddin Yassin tak harus mengundurkan diri, sementara 3 persen dari responden menyatakan ketidakpastian.

Berdasarkan analisis mikro yang melibatkan usia dan ras, survei ini menemukan bahwa pandangan komprehensif antara mereka yang berada dalam kategori usia 18 tahun hingga 66 tahun ke atas.

Baca juga: PM Muhyiddin Yassin Ungkap Alasan Tak Lakukan Full Lockdown di Malaysia: Ekonomi Bisa Runtuh

Keputusan yang sama juga melibatkan tanggapan yang diambil dari lintas etnis Melayu, China, India, penduduk asli Sabah, Sarawak Bumiputera dan lain-lain.

Temuan ini sejalan dengan studi IDE terkait People's Mood Survey #moodofthenation Februari 2021 lalu.

Saat itu 46 persen responden memilih ia mundur karena kehilangan dukungan mayoritas.

Sejak DPR mulai bersidang pada 26 Juli lalu, persepsi terhadap pemerintah tak berubah.

.

.

.

Baca berita menarik TRIBUNBATAM.id lainnya di Google

(*/ TRIBUNBATAM.id)

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved