Breaking News:

TRIBUN WIKI

Masih Bergejala setelah Selesai Isolasi Mandiri? Kenali Ciri-ciri Post Covid

"Post covid atau long covid ini paling lama (sembuh) setelah 3 bulan, biasanya hilang sendiri," kata dr Moh Ramadhani Soeroso SpP(K).

Editor: Widi Wahyuning Tyas
freepik.com
COVID-19 - Ciri-ciri post Covid yang masih dirasakan meski sudah selesai isolasi mandiri. FOTO: ILUSTRASI 

TRIBUNBATAM.id - Sebagian pasien Covid-19 masih merasakan gejala meski telah selesai masa isolasi mandiri.

Kondisi ini membuat bingung, apakah sudah sembuh atau masih berpotensi menularkan virus Corona.

Gejalanya pun tak jauh beda dengan yang dirasakan saat masih positif Covid-19. 

Melansir Kompas, Dokter spesialis paru dan konsultan onkologi di RSUD Pirngadi Medan dr Moh Ramadhani Soeroso SpP(K) menyampaikan, kondisi munculnya gejala setelah sembuh dari Covid-19 disebut post covid.

Menurutnya, kondisi ini membutuhkan waktu cukup lama hingga betul-betul sembuh.

"Post covid atau long covid ini paling lama (sembuh) setelah 3 bulan, biasanya hilang sendiri," ujar Ramadhani, saat dihubungi Kompas.com, Jumat (30/7/2021).

Ia juga menjelaskan gejala yang dialami pasien bisa bervariasi, seperti:

  1. Sesak napas
  2. Batuk sekali-sekali
  3. Badan terasa lelah dan letih

Dikutip dari Kompas.com, CDC menambahkan ada gejala tersisa lain yang dilaporkan oleh penyintas Covid-19.

  1. Gejala yang memburuk setelah aktivitas fisik atau mental
  2. Kesulitan berpikir atau berkonsentrasi (kadang-kadang disebut sebagai "kabut otak")
  3. Batuk
  4. Sakit dada atau perut
  5. Sakit kepala
  6. Detak jantung cepat atau berdebar (juga dikenal sebagai jantung berdebar-debar)
  7. Nyeri sendi atau otot
  8. Perasaan tertusuk jarum
  9. Diare
  10. Masalah tidur
  11. Demam
  12. Pusing saat berdiri (kepala terasa ringan)
  13. Ruam
  14. Perubahan suasana hati
  15. Perubahan bau atau rasa
  16. Perubahan siklus haid

Pengobatan post covid

Ramadhani menyampaikan, meski masih ada gejala yang tersisa atau tertinggal di tubuh pasca sembuh dari Covid-19, seseorang bisa mengobatinya dengan treatment tertentu.

"Kalau sesak napas ini disebabkan oleh Fibrosis paru, artinya bekas luka di paru, diberi pengobatan bronkodilator untuk saluran napas agar lancar karena saluran napas alami peradangan," ujar Ramadhani.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved