Breaking News:

CORONA KEPRI

11 Tenaga Kesehatan Puskesmas Raya Lingga Positif Corona: Minta Maaf Layanan Tak Optimal

Selain belasan tenaga kesehatan yang terpapar covid-19, Puskesmas Raya dihadapkan pada kondisi minimnya rapid test antigen dan APD.

Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Febriyuanda
Vaksinasi corona di Lingga secara massal di Kantor Camat Singkep Barat, Kabupaten Lingga. Kegiatan ini difasilitasi oleh Puskemas Raya, Kamis (3/6/2021). 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Tenaga kesehatan Puskesmas Raya, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri sedang berjuang melawan ganasnya virus corona.

Kepala Puskesmas Raya, dr Rafika Sahuri Hutapea mengungkapkan setidaknya ada 11 tenaga kesehatan yang bertugas di fasilitas kesehatan Pemkab Lingga itu yang terpapar covid-19.

Dengan kondisi ini, sekitar 70 persen tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas Raya sedang tidak bertugas karena menjalani perawatan.

Rafika juga meminta maaf karena dalam pandemi Covid-19 ini pihaknya tidak bisa memberikan pelayanan yang maksimal.

"Ada 11 orang, selebihnya bergejala dengan negatif tinggal menunggu tes ulang kembali," ungkapnya kepada TribunBatam.id.

Kepala UPT Puskesmas Raya, dr Rafika Sahuri Hutapea. Fasilitas kesehatan di Kecamatan Singkep Barat ini mengeluhkan minimnya APD dan Rapid Test Antigen. Pelayanan kesehatan pun tak bisa maksimal karena mayoritas nakes terpapar covid-19.
Kepala UPT Puskesmas Raya, dr Rafika Sahuri Hutapea. Fasilitas kesehatan di Kecamatan Singkep Barat ini mengeluhkan minimnya APD dan Rapid Test Antigen. Pelayanan kesehatan pun tak bisa maksimal karena mayoritas nakes terpapar covid-19. (TribunBatam.id/Febriyuanda)

Rafika meminta doanya agar para tim nakes di Puskesmas Raya semuanya bisa kembali sehat dan yang terkonfirmasi segera negatif.

"Mudah-mudahan tetap negatif sehingga kami dapat beraktifitas kembali," harapnya.

Tidak hanya belasan tenaga kesehatan yang sedang berjuang melawan covid-19.

Puskesmas Raya Kecamatan Singkep Barat juga dihadapkan pada kondisi minimnya ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) dan Rapid Test Antigen.

Stok APD di Puskesmas Raya setidaknya tinggal 12 unit.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved