Breaking News:

PINJAMAN ONLINE

JANGAN Terjerat Pinjol Ilegal, Ini Daftar Terbaru 121 Pinjol Terdaftar dan Berizin di OJK

Dalam laporannya, OJK menyebutkan bahwa ada penambahan satu pemain fintech yang akhirnya mendapatkan izin.

Editor: Rimna Sari Bangun
KONTAN
Otoritas Jasa Keuangan 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah merilis daftar baru fintech peer to peer (P2P) lending  atau pinjaman online terdaftar maupun berizin. 

Berdasarkan daftar itu, ada 121 fintech legal per 27 Juli 2021.  Jumlah ini berkurang dari daftar sebelumnya.

Dalam laporannya, OJK menyebutkan bahwa ada penambahan satu pemain fintech yang akhirnya mendapatkan izin.

Sementara itu, ada tiga pemain fintech yang harus melakukan pembatalan tanda bukti terdaftar fintech lending.

Baca juga: PROMO Menginap di Hotel Best Western Panbil Cuma Rp17.845, Begini Syaratmya

 Adapun  penyelenggara fintech lending yang berubah status berizin yaitu, PT Lentera Dana Nusantara atau dikenal dengan nama ShopeePay Later yang merupakan layanan paylater dari e-commerce Shopee.

Dengan demikian, jumlah penyelenggara fintech lending berizin menjadi 68 penyelenggara

“Selain itu, terdapat 3 (tiga) pembatalan tanda bukti terdaftar fintech lending yaitu, PT Perlu Fintech Indonesia (iTernak), PT Digitron Solusi Indonesia (asakita),

dan PT Jayindo Fintek Pratama (SolusiKita) dikarenakan ketidakmampuan penyelenggara meneruskan kegiatan operasional,” kata OJK, Senin (2/8).

Dengan adanya pengumuman tersebut, OJK menghimbau masyarakat untuk menggunakan jasa penyelenggara fintech lending yang sudah terdaftar/berizin dari OJK.

Berikut rincian daftar fintech berizin dan terdaftar di OJK per 27 Juli 2021:

Daftar fintech berizin:

ShopeePayLater 
Danamas 
Investree 
Amartha, 
Dompet Kilat, 
Kimo, 
Toko Modal, 
UangTeman, 
Modalku, 
KTA Kilat, 
Kredit Pintar, 
Maucash, Finmas, 
KlikACC, 
Akseleran, 
Ammana.id, 
PinjamanGo, 
KoinP2P, 
Pohondana, 
Mekar
AdaKami
Esta Kapital Fintek, 
Kreditpro, 
Fintag, 
Rupiah Cepat, 
Crowdo, 
Indodana, 
Julo, 
Pinjamwinwin, 
DanaRupiah, 
Taralite, 
Pinjam Modal, 
Sanders One Stop Solution, 
Alami, 
Awan Tunai, 
Dana Kini, 
Singa, 
Duha SYARIAH,
Dana Merdeka, 
Easycash, 
Pinjam Yuk, 
FinPlus, 
UangMe, 
PinjamDuit, 
Dana Syariah, 
Batumbu, 
KREDITO, 
Cashcepat, 
Komunal, 
KlikUMKM, 
Adapundi, 
Pinjam Gampang,
cicil, 
lumbungdana, 
360 KREDI, 
Dhanapala, 
Kredinesia, 
Pintek, 
ModalRakyat, 
Restock.ID, 
DanaBagus, 
SOLUSIKU, 
Cairin, 
Invoila, 
TrustIQ, 
KLIK KAMI, 
UKU, 
Modal Nasional

Baca juga: 8.000 Karyawan Lion Air Group Dirumahkan: Pendapatan Terpuruk Imbas Pandemi

Ini adalah daftar fintech terdaftar:

TunaiKita, 
iGrow, 
Cashwagon, 
GRADANA, 
Findaya, 
AKTIVAKU, 
KrediFazz, 
CROWDE, 
TaniFund, 
danaIN, 
Indofund.id, 
AVANTEE, 
danabijak,
KawanCicil, 
KREDIT CEPAT, 
Danacita, 
samakita, 
vestia, 
Asetku, 
danafix, 
LAHANSIKAM, 
gandengtang, 
Danai.id, 
JEMBATANEMAS,
qazwa, 
One Hope, 
SOLUSIKU, 
Tree+, 
edufund, 
FinanKu, 
UATAS, 
dumi
Pundiku, 
TEMAN PRIMA, 
OK!P2P, 
DoeKu, 
BANTUSAKU, 
KlikCair, 
AdaModal, 
kontanku, 
ikimodal, 
ETHIS, 
KAPITALBOOST,
PAPITUPI Syariah, 
Finteck Syariah, 
Samir, 
Optima, 
BBX FINTECH, 
Ringan, 
Saku Ceria, 
indosaku, 
IVOJI, 
pinjamindo, 
KOTAKKOI. (*)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved