Breaking News:

Tak Berikan Contoh Baik, Bupati Meninggal Karena Corona, Keluarga Tolak Dimakamkan Secara Prokes

Polisi menyesalkan tindakan keluarga almarhum Bupati Seram Bagian Barat Muhamad Yasin Payapo yang menolak pemakaman secara protokol kesehatan (prokes)

Editor: Eko Setiawan
(KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTY)
Ratusan warga masih terus melayat di rumah duka almarhum Bupati Seram Bagian Barat, Maluku Muhamad Yasin Payapo di kawasan Galunggung Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Minggu (1/8/2021) 

TRIBUNBATAM.id, MALUKU - Bupati Seram Bagian Barat Muhamad Yasin Payapo meninggal dunia karena terpapar Covid-19.

Namun sayang, pihak keluarga menolak dimakamkan dengan cara protokol kesehatan.

Akibatnya banyak orang yang melayat termasuk para pejabat dilingkungan.

Hal tersebut sangat disayangkan oleh Kepala Bidang Humas Polda Maluku Kombes Muhamad Roem Ohoirat.

Polisi menyesalkan tindakan keluarga almarhum Bupati Seram Bagian Barat Muhamad Yasin Payapo yang menolak pemakaman secara protokol kesehatan (prokes).

Padahal, Yasin meninggal dunia dalam kondisi terpapar virus corona atau Covid-19.

Polisi mengaku tidak bisa secara langsung mengambil tindakan saat keluarga tetap membawa pulang jenazah Yasin Payapo ke rumah.

"Almarhum merupakan seorang pejabat, dan anak-anaknya juga ada yang pejabat juga, harusnya memberikan contoh. Namun, sangat disayangkan mereka menolak. Sudah pasti kalau kita ambil tindakan saat itu kan tidak mungkin,” kata Roem kepada Kompas.com, Minggu (1/8/2021) malam.

Sudah koordinasi, tapi ditolak

Roem mengatakan, Satgas Covid-19 Maluku dan Kota Ambon sebetulnya sudah mendatangi rumah duka untuk berkoordinasi mengenai pemakaman.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved