Breaking News:

TRIBUN WIKI

Modal Raket dan Uang Rp 200 Ribu, Cerita Apriyani Rahayu Awali Karier di Pelatnas

Perjalanan karier Apriyani Rahayu di Pelatnas Cipayung dimulai dengan sebuah raket dan uang Rp 200 ribu.

ISTIMEWA
SOSOK - Perjalanan karier Apriyani Rahayu. FOTO: APRIYANI RAHAYU 

Memasuki bangku sekolah dasar, Apriyani yang masih hobi bermain bulu tangkis meminta untuk dibelikan raket sungguhan.

Namun, Ani hanya diberi raket usang dengan tali senar yang sudah putus.

"Masalahnya kalau tidak dikasih raket, dia menangis," kenang Ameruddin.

Apriyani mulai berlatih di Gedung Sarana Kegiatan Bersama (SKB) Unaaha, Kabupaten Konawe, yang berjarak 9 kilometer dari rumahnya.

Pada 2005, dia mulai ikut turnamen bulu tangkis tingkat kecamatan.

Setahun kemudian, dia ikut ajang bulu tangkis junior tingkat Kabupaten Konawe.

Potensi Ani sudah terlihat dengan kecermelangannya tampil di sejumlah turnamen junior tingkat daerah.

Tahun 2007, Ani meraih juara II Pekan Olahraga Daerah (Porda) Sultra di Raha, Kabupaten Muna.

Naik ke turnamen junior tingkat provinsi, Ani juga dapat menunjukkan penampilan gemilangnya.

Hijrah ke Jakarta

Pada 3 September 2011, Apriyani bergabung dengan klub PB Pelita Bakrie binaan legenda bulu tangkis Tanah Air, Icuk Sugiarto, di kawasan Kosambi, Jakarta Barat.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved