Breaking News:

Terlambat Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Tidak Akan Pengaruhi Efektivitas Vaksin

Juru bicara vaksinasi Kementerian Kesehatan RI dr Siti Nadia Tarmizi tentang evektivitas keterlambatan dosis kedua vaksin Covid-19

Penulis: Agus Tri Harsanto | Editor: Agus Tri Harsanto
ISTIMEWA
Sebanyak 2.100 orang divaksin Covid-19 di main hall sekolah Tabgha, Center Park, Batam Centre, Sabtu (5/6/2021). 

TRIBUNBATAM.id - Bagaimana jika vaksinasi Covid-19 dosis kedua terlambat? Apakah mempengaruhi efektivitas vaksin?

Pertanyaan itu sering muncul mengingat potensi pelaksanaan vaksin tahap kedua yang bisa tidak tepat waktu.

Alasannya pun beragam. Mulai dari ketersediaan vaksin atau saat vaksin Covid-19 kedua kondisi badan tidak memungkinkan untuk diberikan vaksin.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan para ahli merekomendasikan penyuntikan vaksin Covid-19 dilakukan dalam dua dosis. 

Hal ini bertujuan agar tercipta kekebalan tubuh yang optimal seperti dilansir Kemenkes.

Rentang waktu penyuntikan dosis pertama dan dosis kedua, serta dosis pemberian vaksin berbeda-beda sesuai dengan rekomendasi untuk setiap jenis vaksin yang digunakan.

Vaksinasi merupakan salah satu upaya penting dalam penekanan laju penyebaran virus.

Untuk itu, Pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan laju vaksinasi yang saat ini berada di angka 1 juta-1,25 juta setiap harinya.

Namun, tidak menutup kemungkinan terjadi keterlambatan dalam pelaksanaan vaksinasi, termasuk untuk penyuntikan dosis kedua yang saat ini sedang terjadi di beberapa daerah dikarenakan ketersediaan vaksin.

Juru bicara vaksinasi Kementerian Kesehatan RI dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan meskipun pemerintah terus mempercepat pelaksanaan vaksinasi, namun tidak menutup kemungkinan akan terjadi tantangan di tengah jalan, misalnya terkait dengan ketersediaan vaksin.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved