Breaking News:

Ekonomi Kepri Tumbuh 6,90 Persen di Triwulan II 2021

Pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau tumbuh 6,9 persen pada triwulan II-2021 (y-on-y).

Editor: Agus Tri Harsanto
BPS
Pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau tumbuh 6,9 persen pada triwulan II-2021 (y-on-y). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau ( Kepri) tumbuh 6,9 persen pada triwulan II-2021 (y-on-y).

Badan Pusat Statistik Kepri merilis pertumbuhan Perekonomian Kepulauan Riau triwulan II-2021 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku (ADHB) mencapai Rp67,76 triliun dan atas dasar harga konstan (ADHK) mencapai Rp 44,57 triliun.

Dari sisi lapangan usaha pertumbuhan triwulan ini didorong oleh kategori Industri Pengolahan yang memberikan andil pertumbuhan sebesar 3,16 persen. Dari sisi pengeluaran, komponen yang memberikan andil pertumbuhan terbesar adalah PMTB sebesar 2,79 persen dan Net Ekspor dengan andil sebesar 2,10 persen.

Ketua Apindo Batam Rafki Rasyid mengatakan, ekonomi Kepri di Triwulan II 2021 ini mampu tumbuh 6,90% hampir sama dengan pertumbuhan ekonomi nasional yang 7,07%.

"Ini tentunya berita menggembirakan di tengah Pandemi dan setelah kita jatuh ke jurang resesi tahun lalu. Mudah mudahan tren ini terus terjaga sampai akhir tahun. Namun kemungkinan akan ada tekanan cukup kuat di Triwulan III 2021 ini karena pemberlakuan PPKM Darurat," ujarnya, Kamis (5/8/2021).

Rafki menambahkan, pertumbuhan paling dominan disumbang oleh industri pengolahan. Setelahnya barulah dari sektor konstruksi.

Belanja pemerintah juga punya andil pertumbuhan yang cukup besar.

"Kita juga optimis karena konsumsi rumah tangga juga tumbuh lumayan tinggi. Artinya daya beli masyarakat juga sudah mulai pulih kembali. Namun dengan adanya PPKM Darurat kemungkinan konsumsi rumah tangga akan tertekan kembali di Q3 tahun ini," jelasnya.

BPS Kepri juga mencatat terjadi peningkatan pada kategori Industri Pengolahan.

Meningkatnya kategori ini terutama disebabkan oleh meningkatnya nilai tambah subkategori Industri Barang dari Logam, Komputer, Barang Elektronik, Optik dan Peralatan Listrik; dan subkategori Industri Mesin dan Perlengkapan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved