Breaking News:

Kamu Merasa Stres? Coba Konsumsi 10 Jenis Teh Herbal Ini

Teh herbal diyakini bisa membantu menurunkan stres, kecemasan, serta membuat tidur kita menjadi lebih nyenyak.

booksforbetterliving.com
Ilustrasi teh herbal 

Kelopak mawar juga merupakan sumber antioksidan yang baik seperti vitamin C, A, dan E.

Studi pada 2005 yang meneliti 130 remaja perempuan dengan dismenore primer (nyeri di perut bagian bawah saat menstruasi tanpa kelainan pada panggul) menemukan fakta menarik terkait teh mawar.

Dari studi tersebut, ditemukan teh mawar membantu mengurangi nyeri dan kecemasan saat menstruasi.

Senyawa lain dalam teh mawar juga dinilai bisa mengurangi risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung.

7. Teh melati

Bagi penggemar teh, aroma melati memiliki efek menenangkan, sehingga teh melati baik diminum sebelum tidur.

Senyawa dalam melati memicu neurotransmitter GABA, membantu mengendurkan sistem saraf dan meredakan kecemasan.

Studi yang melibatkan 24 orang sehat pada 2005 menunjukkan, aroma melati menurunkan detak jantung dan menciptakan suasana hati yang lebih tenang.

Melati sering dicampur dengan teh hitam atau teh hijau, yang keduanya mengandung kafein.

Jika kita ingin meminum teh melati sebelum tidur, carilah teh yang bebas kafein.

8. Teh akar valerian

Akar valerian banyak dipakai untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas tidur.

Studi menunjukkan ramuan valerian bekerja dengan memblokir enzim yang mengganggu fungsi GABA, yang meningkatkan perasaan rileks.

Selain itu, ada juga penelitian yang mendukung teh akar valerian sebagai obat tidur.

Penelitian di tahun 2020 mengungkap teh herbal valerian efektif meningkatkan waktu yang dihabiskan untuk tidur nyenyak dan mengurangi jumlah waktu yang dibutuhkan agar seseorang bisa tertidur.

9. Teh pepermint

Studi pada 2009 menemukan senyawa peppermint dapat membantu meredakan sakit perut dan sembelit, serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh, fokus, dan mengurangi stres.

Aroma dari peppermint juga membantu mengurangi kecemasan dan stres.

Sebuah studi yang meneliti 80 pasien jantung memeroleh hasil bahwa peppermint dapat mengurangi rasa sakit dan kecemasan pada pasien yang menerima infus.

10. Teh jerami gandum

Teh jerami gandum terbuat dari batang, biji, dan bunga tanaman gandum.

Ekstrak teh oat digunakan selama berabad-abad dalam pengobatan tradisional untuk membantu tubuh rileks, meningkatkan mood, dan mengurangi kelelahan. 

Sebuah studi di tahun 2011 menemukan ekstrak ramuan gandum membantu meningkatkan perhatian dan konsentrasi pada orang berusia lanjut. 

Namun tidak banyak penelitian yang membahas manfaat oat straw saat dikonsumsi sebagai teh, padahal senyawa ini sudah lama dijadikan obat tradisional. (*) 

Simak berita terbaru lainnya di Google News

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved