Breaking News:

Pembunuhan Janda 2 Anak di Bintan, Ibu Kos: Korban dan Pelaku Baru 1 Bulan Ngekos

Zaleha menuturkan, saat mau ngekos di tempatnya, korban yang merupakan janda 2 anak dan pelaku mengaku sudah menikah.

Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Alfandi Simamora
Pembunuhan Janda 2 Anak di Bintan, Ibu Kos: Korban dan Pelaku Baru 1 Bulan Ngekos. Foto Zaleha, ibu kos di tempat korban Siti Soleha dan pelaku Bernard Nabu tinggal di Gang Taher RT003/RW001 Pemukiman Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang,Bintan 

BINTAN, TRIBUNBINTAN.com - Sosok Siti Soleha (29), janda dua anak di Bintan yang meregang nyawa di tangan kekasihnya, diungkap Zaleha, pemilik kos.

Ia menyebut, korban dan pelaku, Bernard Nabu (40) baru 1 bulan 2 hari tinggal di indekos miliknya di Gang Taher RT003/RW001 Pemukiman Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang, Bintan.

Zaleha pun mengenal korban dan pelaku dari penghuni kosannya lainnya.

"Jadi saya kenal pelaku dan korban itu dari yang ngontrak kosan saya yang satu lagi.

Karena kosan saya kosong, jadi dia tawarkan kepada pelaku dan korban," katanya kepada Tribun Batam, Kamis (5/8/2021).

Baca juga: Pengakuan Pelaku Pembunuhan Janda 2 Anak di Bintan, Mengaku Sakit Hati & Tak Dihargai

Baca juga: Pelaku Pembunuhan Janda 2 Anak di Bintan Ditangkap Polisi, Sempat Kabur ke Hutan

Saat ditanyakan apakah korban dan pelaku pasangan suami istri?

Zaleha menuturkan, saat keduanya masuk dan mengontrak di kosannya, mereka mengaku sudah menikah.

"Saat masuk mereka mengatakan sudah menikah," terangnya.

Ia pun bercerita setahunya pelaku bekerja di PT kebun kelapa sawit di daerah Desa Malang Rapat.

"Dari pengakuannya dia tinggal di mess kebun sawit. Cuma karena ada yang diakui istrinya itu (korban), mereka ngekos di tempat saya," terangnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved