Breaking News:

Said Didu Ingatkan Gubernur Anies Baswedan: Jangan Terkecoh!

Eks Sekretaris BUMN Muhammad Said Didu mengungkapkan tentang aktivitas buzer yang mengarah ke Anies Baswedan

Editor: Aminudin
Kompas.com/Ambaranie Nadia K.M
Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu 

Dalam pujian yang disampaikan untuk donasi dari keluarga Akidi Tio itu, para pegiat media social tersebut membanding-bandingkan dengan donasi yang dikumpulkan oleh sejumlah pihak lain serta digunakan untuk menyerang pihak oposisi yang dianggap tidak memberikan kontribusi apa-apa kepada bangsa.

Namun, setelah waktu yang ditentukan habis dan keluarga Akidi Tio tak mampu menunjukkan uang Rp2 triliun, para pegiat media tersebut menyadari apa yang mereka lakukan adalah hal yang 'memalukan'.

Bahkan, salah satu dari mereka, yakni Denny Siregar, mengakui dirinya terjebak prank dan pasrah ketika mendapat bullyan dari warganet karena ia pernah membuat konten khusus tentang sumbangan itu dan membandingkan dengan sumbangan lain.

Said Didu menganggap, peristiwa donasi keluarga almarhum Akidi Tio yang terindikasi batal itu membuka topeng pihak-pihak yang ia sebut sebagai buzzer.

Ia menyoroti tindakan sejumlah buzzer itu yang memperbandingkan donasi Rp2 triliun itu dengan donasi yang dilakukan pihal lain hususnya untuk membantu warga Palestina.

Justru, menurut Said Didu, tindakan para buzzer itulah yang berpotensi memecah-belah persatuan bangsa.

"Topeng kalian terbuka.

Hikmah dari kasus rencana sumbangan Akidi Tio membuka topeng akun-akun buzzeRp yang biasanya gunakan hastag #NKRI #Bhinneka #Pancasila ternyata sebagai geng pemecah belah bangsa dengan gunakan kasus tersebut untuk menyerang pihak lain denga basis SARA," ungkapnya

Sumber : WartaKotalive.com

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved