Breaking News:

BERITA CHINA

Xi Jinping Tak Takut? Militer Beijing Latihan Skala Besar Pasifik, Koalisi Tempur AS Gelar Hal Sama

AS dan sekutunya yang melakukan latihan militer besar-besaran di Pasific seakan dibalas Xi Jinping dengan melakukan latihan sama di Laut China Selatan

Eksekutif Marinetime
Kapal-kapal berbendera China. Xi Jinping Tak Takut? Militer Beijing Latihan Skala Besar Pasifik, Koalisi Tempur AS Gelar Hal Sama. Foto hanya ilustrasi 

Latihan tahun lalu, yang dilakukan dari 24 hingga 29 Agustus, juga menampilkan zona pembatasan navigasi di lokasi yang hampir sama dan dengan ukuran yang sama yang diumumkan oleh Administrasi Keselamatan Maritim.

Media AS yang mengutip pejabat pertahanan AS mengatakan, China meluncurkan empat rudal balistik jarak menengah ke Laut China Selatan dalam latihan itu, mendarat di daerah antara Pulau Hainan dan Kepulauan Xisha.

Ini secara luas ditafsirkan oleh media luar negeri sebagai PLA menguji rudal balistik anti-kapal, mungkin pembunuh kapal induk yakni DF-21D dan DF-26.

Juru Bicara Kementerian Pertahanan Tiongkok Kolonel Senior Wu Qian mengatakan, pada konferensi pers reguler pada 27 Agustus 2020 bahwa latihan militer Tiongkok bersifat rutin dan tidak menargetkan negara manapun.

Song Zhongping, seorang pakar militer China dan komentator TV, mengatakan kepada Global Times, bahwa PLA menganjurkan konsep operasi gabungan yang menampilkan beberapa layanan militer.

Hal itu dapat mencakup Pasukan Roket PLA, dan rudal balistik anti-kapal live-fire lainnya pada latihan yang mungkin digelar tahun ini. China Selatan

Jika tidak, latihan tersebut kemungkinan akan menampilkan kekuatan laut dan udara gabungan, kata Song.

"Latihan ini telah menjadi rutinitas di dekat perairan China, dengan tujuan mengasah kemampuan PLA untuk berperang dan memenangkan perang di bawah skenario pertempuran yang realistis," kata Song.

Sementara itu, media militer AS Stars and Stripes melaporkan, AS memulai latihan angkatan laut dan amfibi berskala besar pada hari Selasa yang disebut sebagai yang terbesar dari jenisnya dalam 40 tahun.

AS mengatakan latihan itu bertujuan untuk mengirim pesan ke Rusia dan China.

Baca juga: Ulah China Dikritik 2 Menteri Filipina, Duterte Mendadak Larang Kabinetnya Bahas Laut China Selatan?

Menampilkan unit di 17 zona waktu yang berbeda, latihan tersebut mencoba untuk menunjukkan bahwa AS dapat secara bersamaan mengatasi tantangan di Laut Hitam, Laut Mediterania Timur, Laut China Selatan dan Laut China Timur.

.

.

.

Baca berita menarik TRIBUNBATAM.id lainnya di Google

(*/ TRIBUNBATAM.id)

Sumber: Kontan

Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved