Breaking News:

Inggris dan Indonesia Kerja Sama Bangun Tenaga Kerja Maritim yang Berdaya Saing Global

Program Skills for Prosperity di Indonesia (SfP-Indonesia) dan Politeknik Negeri Batam dan Politeknik Maritim Negeri Indonesia

Ist
Peluncuran Program Indonesia - Inggris Skills For Prosperity Untuk Batam dan Semarang ''Politeknik Kuat, Industri Maritim Hebat 

BATAM, TRIBUNBATAM.idMemaksimalkan proses pembelajaran siswa dan membekali mereka dengan keterampilan yang sesuai dengan standar maritim global serta permintaan pasar tenaga kerja merupakan tujuan kunci dari kemitraan baru dalam pengembangan keterampilan antara Program Skills for Prosperity di Indonesia (SfP- Indonesia) dan Politeknik Negeri Batam ( Polibatam) dan Politeknik Maritim Negeri Indonesia (Polimarin) yang diluncurkan hari ini.

Program SfP- Indonesia ini didanai oleh Pemerintah Inggris.

Program ini bekerja sama dengan politeknik-politeknik untuk meningkatkan keselarasan kurikulum mereka dengan tren industri dan standar internasional dalam sektor maritim serta memperkuat keterlibatan industri.

Melalui program berbagi pengetahuan dan kerja sama dengan mitra internasional—Solent University dan City of Glasgow College—program SfP- Indonesia memberikan dukungan teknis dalam peningkatan dan pengembangan kurikulum, pembangunan kapasitas bagi pengajar dan staf akademik dan memperkaya proses pembelajaran siswa.

Para siswa dapat mengambil manfaat dari pengembangan keterampilan interaktif melalui pembelajaran berbasis kerja dan konsultasi dengan para ahli, di mana hal ini dapat mendukung mereka mendapatkan pekerjaan yang layak.

Pembentukan Dewan Pengawas Industri untuk setiap politeknik dan mempromosikan pemagangan terstruktur merupakan beberapa program yang akan dilaksanakan dalam lingkup pelibatan industri.

City of Glasgow College membantu Polibatam dalam memperkuat program studi empat tahun dalam bidang logistik dan perdagangan internasional.

Solent University bekerja sama dengan Polimarin untuk mengembangkan kurikulum baru selama empat tahun dalam bidang teknik pelayaran.

Pada acara peluncuran ini, Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi, memuji inisiatif ini sebagai upaya penting dalam pemulihan ekonomi.

“Saya percaya kemitraan ini akan membantu meningkatkan kualitas tenaga kerja yang terampil dan berdayasaing global untuk industri maritim agar dapat menjadi bantalan penting bagi kinerja ekonomi di sektor ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa selama pemulihan ekonomi pasca COVID-19, sangatlah penting bagi para lulusan dan pekerja untuk tidak hanya mempunyai tapi juga menguasai pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri dan tren global.

Peluncuran Program Indonesia - Inggris Skills For Prosperity Untuk Batam dan Semarang ''Politeknik Kuat, Industri Maritim Hebat
Peluncuran Program Indonesia - Inggris Skills For Prosperity Untuk Batam dan Semarang ''Politeknik Kuat, Industri Maritim Hebat (Ist)

Polibatam dan Polimarin memiliki fokus yang kuat di bidang pendidikan maritim. Mereka merupakan salah satu dari sejumlah politeknik dan akademi vokasi yang ditunjuk oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) sebagai Pusat Unggulan untuk Kemitraan yang akan mendukung politeknik lain dalam berbagai kapasitas, termasuk keterlibatan industri.

“Pendidikan dan pelatihan vokasi memainkan peran penting dalam menyediakan sumber daya manusia berkualitas untuk masa depan Indonesia.

Saya optimis inisiatif yang dilakukan oleh ILO ini akan bermanfaat untuk mendukung upaya kami mempercepat pengembangan sumber daya manusia," kata Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim.

Kendati Batam merupakan salah satu hub logistik di Indonesia, banyak tenaga kerja terampil datang dari luar wilayah tersebut.

Saat ini, program studi logistik dan perdagangan internasional merupakan satu-satunya program studi yang terfokus pada logistik di wilayah ini.

Uuf Brajawidagda, Direktur Polibatam menekankan bahwa dengan status sebagai Zona Perdagangan Bebas, Batam berperan penting dalam perdagangan internasional. Setiap hari, sekitar 3.000 kapal melalui wilayah ini untuk melakukan aktivitas transportasi dan logistik.

"Ada permintaan sumber daya manusia terampil yang besar dalam bidang perdagangan internasional dan logistik. Politeknik kami berkomitmen untuk memenuhi permintaan ini dengan terus meningkatkan kurikulum demi memenuhi kebutuhan industri," ujarnya.

Sebagai satu-satunya sekolah maritim di bawah Kemdikbudristek, Polimarin terus berupaya menghasilkan lulusan yang berdayasaing global. Program ILO- Inggris akan mendukung upaya ini dengan mentransformasi program diploma tiga tahun menjadi program studi empat tahun yang setara dengan sarjana dalam bidang teknik pelayaran.

Sri Tutie Rahayu, Direktur Polimarin, menegaskan, sebagai politeknik yang berfokus pada pendidikan maritim, pihaknya komitmen mendukung upaya pemerintah untuk memperkuat sektor maritim.

"Prioritas kami adalah menghasilkan lulusan maritim yang terampil dan dapat bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Kemitraan dengan institusi pendidikan di Inggris membawa perspektif dan standar global untuk memperkaya kurikulum kami," ujarnya.

Sementara itu, Owen Jenkins, Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor-Leste mengatakan, Inggris dan Indonesia merupakan dua negara maritim yang membanggakan.

"Saya sangat senang dapat mendukung prioritas yang diberikan Presiden Joko Widodo pada sektor ini, untuk bisa menghubungkan 17.000 pulau di Indonesia, dan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas perdagangan barang di seluruh kepulauan.

Program ini akan membantu memastikan pendikan siswa dan tenaga kerja Indonesia sesuai standar internasional, menggunakan pelatihan keterampilan dan keahlian teknis terbaik yang bisa diberikan sektor maritim Inggris. Saya menantikan kemitraan baru yang diluncurkan hari ini demi mendukung pembangunan ekonomi Indonesia," katanya.

Sedangkan Michiko Miyamoto, Direktur ILO untuk Indonesia dan Timor-Leste, menekankan pentingnya pengembangan keterampilan dalam pemulihan ekonomi.

“Pengembangan keterampilan dan reformasi positif dalam sistem keterampilan Indonesia merupakan faktor penting dalam pemulihan dari pandemi yang berpusat pada manusia, di mana kaum muda dapat mengakses pendidikan dan pelatihan yang mengarahkan pada kesempatan mendapat pekerjaan yang layak, dan memastikan tidak ada satu orang pun yang tertinggal. Ini sejalan dengan pemulihan ekonomi yang akan didorong oleh pertumbuhan tenaga kerja yang terampil dan produktif,” ujar Michiko.

Selain kemitraan dengan Polibatam dan Polimarin, SfP- Indonesia memberikan dukungan teknis untuk peningkatan kurikulum teknik perkapalan di Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) dan managemen pariwisata internasional di Polimanado melalui kemitraan internasional. University of Strathclyde mendukung PPNS dan University of Gloucestershire membantu Polimanado dalam proses ini.

Program ini merupakan bagian dari program kerja ILO dalam pengembangan keterampialn bersama pemerintah, mitra sosial dan para pemangku kepentingan di Indonesia.

Program SfP- Indonesia secara khusus bertujuan untuk meningkatkan kebijakan dan sistem pengembangan keterampilan di Indonesia sebagai upaya merespons perubahan kebutuhan keterampilan di industri maritim yang terus berkembang. Ini merupakan bagian dari proyek ILO-UK Skills for Prosperity di Asia Tenggara yang juga dilakukan di Malaysia dan Filipina.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi Ayunda Pratama, Staf Komunikasi untuk Pengembangan Keterampilan ILO, pratama@ilo.org Gita Lingga, Staf Komunikasi ILO, gita@ilo.org. (*)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Batam

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved