Breaking News:

KORUPSI DI BINTAN

Pengakuan Orang Dekat Bupati Bintan Apri Sujadi: Belakangan Pembawaan Bapak Happy

Fandi,orang dekat Apri Sujadi terkejut dengan penetapan Bupati Bintan itu sebagai tersangka korupsi oleh KPK.Ia menyebut pekan lalu Apri masih ngantor

Penulis: Thom Limahekin | Editor: Dewi Haryati
ISTIMEWA
Bupati Bintan Apri Sujadi ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK terkait kasus korupsi kuota rokok di Bintan, Kamis (12/8/2021) 

BINTAN, TRIBUNBINTAN.com - Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menggelar konferensi pers terkait penetapan dan penahanan Bupati Bintan Apri Sujadi sebagai tersangka kasus korupsi di Bintan, Kamis (12/8/2021) sore.

Selain Apri Sujadi, Plt Kepala BP Bintan Mohd Saleh H Umar juga ditetapkan sebagai tersangka.

Keduanya tersangkut kasus tindak pidana korupsi pengaturan barang kena cukai dalam Pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan.

Penetapan Bupati Bintan Apri Sujadi sebagai tersangka, membuat orang-orang terdekatnya terkejut bahkan tidak percaya.

"Kami juga heran dengan cerita itu (penetapan tersangka)," kata Fandi, orang terdekat Apri Sujadi kepada TRIBUNBATAM.id.

Baca juga: Bupati Bintan Apri Sujadi dan Plt Kepala BP Bintan Ditahan KPK

Fandi menceritakan, pekan lalu Apri Sujadi masih bekerja seperti biasa. Bupati Bintan itu bahkan masuk kantor dan menjalankan tugasnya sebagai kepala daerah.

"Bawaan bapak happy, happy saja tuh. Makanya kami heran tiba-tiba ada ini," ujar Fandi.

Fandi menginformasikan kalau saat ini Apri Sujadi sedang berada di luar kota. Namun, dia enggan berkomentar terkait penetapan tersangka terhadap Bupati Bintan itu.

Ia mengaku sedang menyaksikan live streaming penetapan tersangka terkait kasus tersebut.

Ia juga mengatakan, satu dari dua tersangka yang membelakangi kamera itu mirip Bupati Bintan.

"Ya itu mirip bapak," jawab Fandi, menjawab pertanyaan terkait pria yang berambut putih dengan pakaian oranye dalam video live streaming.

Tetapkan Dua Tersangka

Diberitakan, Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK mengumumkan dua tersangka kasus dugaan korupsi kuota rokok di Kabupaten Bintan, Kamis (12/8/2021).

Penetapan ini disampaikan KPK dalam konferensi persnya melalui Instagram official KPK.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved