Breaking News:

Cuan TKI Ilegal di Masa Pandemi Batam, 19 Orang Terendus di Hotel Penampungan

Sebuah hotel di kawasan Lubukbaja Batam diduga menampung belasan TKI ilegal di mana BP2MI dikabarkan telah menyelamatkan 19 orang yang dijadikan PMI

Dok. Polres Tanjung Balai
Tangkapan video memperlihatkan TKI Ilegal kesusahan naik ke kapal patroli yang menemukan mereka telantar di pinggir hutan bakau di perairan Asahan pada Jumat (1/5/2020). Sebelum ditemukan, mereka 2 hari 2 malam tidak makan di tengah laut.(Dok. Polres Tanjung Balai). Foto ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id - Sebuah hotel di kawasan Lubukbaja, Batam diduga menampung belasan TKI ilegal.

Informasi yang diterima wartawan, 19 orang yang akan dijadikan sebagai Pekerja Migran Indonesia ( PMI) itu diselamatkan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Rabu (11/8/2021) malam.

Mereka merupakan calon tenaga migran yang berasal dari berbagai daerah, dan rencananya akan diberangkatkan ke Singapura melalui jalur belakang.

Di masa pandemi Covid-19, keberadaan mereka yang harus terlebih dahulu dikararantina sebelum diberangkatkan ke negara Singapura terendus petugas.

Perihal penyelamatan calon PMI ilegal itu pun dibenarkan Koordinator BP2MI Batam, Titi Delima Panjaitan.

Saat dikonfirmasi pada Kamis (12/8/2021), Delima mengatakan terdapat 19 orang yang diselamatkan pihak BP2MPI.

Tim Satya Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Kepri menangkap tiga tersangka pengirim TKI Ilegal ke Malaysia di Berkait, Kabupaten Bintan, Kepri, Sabtu (7/8).
Tim Satya Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Kepri menangkap tiga tersangka pengirim TKI Ilegal ke Malaysia di Berkait, Kabupaten Bintan, Kepri, Sabtu (7/8). (TribunBatam.id/Istimewa)

Sementara itu, hotel tempat penyelamatan TKI/ PMI ilegal tersebut diduga dijadikan sebagai tempat penampungan sementara, sebelum diberangkatkan ke Singapura.

Belum diketahui pasti, apakah tekong para calon tenaga kerja ilegal itu turut diamankan atau belum.

Lokasi penampungan tersebut diduga milik seorang bernama Ujang.

Awak media juga mencoba mencari tahu kebenaran akan hal ini, dengan mendatang kantor BP2MI di Kompleks Imperium, seberang Polresta Barelang, Kamis (12/8/2021) sore.

Baca juga: TKI dari Malaysia Disergap saat Susupkan Narkoba ke Bintan

Hanya saja, petugas dari BP2MI belum mau memberikan keterangan, dengan alasan masih dalam penyelidikan, dan sedang diambil keterangan.

"Tahu dari mana informasi ini?

Kami belum bisa memberikan keterangan, karena masih akan dilakukan berita acara pemeriksaan (BAP) oleh penyidik (polisi) dari Jakarta.

Rencananya datang hari ini," ujarnya.

Berdasarkan data yang dimiliki, 19 orang calon PMI itu berinisial AW, LN, LY, HS, EZ, IA, DT, SS, I, IS, S, FZA, K, A, IH, Ji, SW, dan JMP.

.

.

.

Baca berita menarik TRIBUNBATAM.id lainnya di Google

(*/ TRIBUNBATAM.id/ Eko Setiawan)

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved