CORONA KEPRI
DAMPAK Pandemi Covid-19, Pemko Batam Tunda Beli Kapal
Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengusulkan pembelian satu kapal pada 2019 lalu yang ditaksir mencapai Rp 15 miliar. Namun harus ditunda karena pandemi.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengusulkan pembelian satu kapal pada 2019 lalu yang ditaksir mencapai Rp 15 miliar.
Rencana pembelian kapal itu karena Kapal Batam 1 yang saat ini digunakan sudah berusia lebih dari 20 tahun.
Selain itu, bahan yang digunakan juga masih fiber bukan aluminium.
Sehingga ada kekhawatiran saat digunakan ketika cuaca tidak bersahabat.
"Apabila cuaca lagi buruk. Misalnya gelombang tinggi dan kecepatan tinggi, kapal bisa pecah. Sehingga dapat membahayakan. Untuk itu tahun 2019 lalu diusulkan untuk diganti," ujar Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, Jumat (20/8/2021).
Sayangnya Pemerintah Kota (Pemko) Batam harus menunda pembelian kapal yang biasa digunakan dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Usulan tersebut termasuk dalam refocusing yang dilakukan Pemko Batam.
"Saya sudah cabut karena kondisi masih dalam pandemi Covid-19," katanya.
Baca juga: JADWAL 6 Kapal Ferry di Pelabuhan Domestik Sekupang Batam, Wajib Tunjukkan Bukti Vaksin dan Antigen
Diakuinya, penundaan ini karena anggaran yang masih terbatas, dan melihat tingkat urgensi, pembelian kapal ini ditunda hingga kondisi keuangan Batam kembali membaik.
Ia memastikan tidak ada anggaran untuk pembelian kapal baru yang nilainya ditaksir mencapai Rp 15 miliar ini.
Meskipun sudah dihapus, namun dokumennya masih muncul.
Saat ini Pemko Batam harus menunda beberapa rencana demi fokus menangani Covid-19. Batam masih mengalami defisit lebih Rp 200 miliar.
"Kita tunda karena melihat tingkat urgensinya. Penanganan Covid-19 masih prioritas untuk saat ini, jadi sementara kami bertugas masih pakai kapal yang lama dulu, walaupun kadang kami juga cater kapal kalau ada panggilan ke provinsi," ujarnya.
Ia menuturkan Batam sudah beberapa kali melakukan refocusing anggaran. Proyek prioritas seperti pembangunan infrastruktur tetap dilanjutkan, sedangkan yang lainnya berkemungkinan besar ditunda.
Ia berharap langkah efisiensi yang dilakukan pemerintah saat ini bisa membantu percepatan Covid-19 di Batam. (TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Corona Kepri
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/27072021walikota-batam-hm-rudi.jpg)