Breaking News:

CORONA KEPRI

Covid-19 di Tanjungpinang Ada 384 Pasien, 32 Orang Sembuh, 5 Meninggal Dunia

Tanjungpinang masih memiliki 384 kasus aktif dengan 32 orang sembuh, 5 orang meninggal dunia. Saat ini, sudah 8.739 orang dinyatakan sembuh.

Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id/SON
Tanjungpinang masih memiliki 384 kasus aktif Covid-19 dengan 32 orang sembuh, 5 orang meninggal dunia. Saat ini, sudah 8.739 orang dinyatakan sembuh. Ilustrasi 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Tren perkembangan kasus aktif Covid-19 di Kota Tanjungpinang tercatat terus berangsur menurun. 

Sejurus dengan hal itu tercatat pula angka pasien yang sembuh semakin bertambah.

Namun sementara itu jumlah kasus yang meninggal akibat Covid-19 juga terus mengalami penambahan.

Berdasarkan data satuan gugus tugas Covid-19, dari Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan KB Kota Tanjungpinang per tanggal 19 Agustus 2021 terdapat 9.479 total kasus covid-19.

Dari jumlah ini, ada sebanyak 384 pasien kasus aktif yang terdiri dari 289 pasien isolasi mandiri, 65 pasien rawat di Rumah Sakit, 28 pasien karantina Lohass Hotel dan 2 pasien dirawat di Mess Bhayangkara.

Adapun jumlah pasien selesai isolasi (sembuh) bertambah sebanyak 32 orang sehingga total menjadi 8739 orang.

Dan untuk jumlah meninggal bertambah 5 sehingga total menjadi 356 orang.

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut dapat menghubungi Tim Satgas Covid-19 di Hotline : 0823-8712-6255.

Kini Kota Tanjungpinang tidak lagi berada pada status zona merah melainkan berada di zona orange.

Baca juga: JADWAL 6 Kapal Ferry di Pelabuhan Domestik Sekupang Batam, Wajib Tunjukkan Bukti Vaksin dan Antigen

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Tanjungpinang Rahma menyebutkan, nantinya Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang akan melakukan tracing (penelusuran) pada orang-orang yang kontak erat dengan pasien dan tempat beraktifitas lainnya.

"Bila memenuhi kriteria kontak erat maka dilanjutkan dengan pengambilan swab hidung dan tenggorokan," ujar Rahma, Jumat, (20/8/2021)

Rahma juga menghimbau dan mengajak seluruh masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru dimasa pandemi Covid-19 ini.

"Protokol kesehatan ini harus selalu dilakukan pada saat berinteraksi dengan keluarga yang tinggal satu rumah, keluarga tidak satu rumah ataupun di tempat kerja, sehingga klaster keluarga dan klaster tempat kerja bisa kita cegah bersama-sama," imbaunya. (TRIBUNBATAM.id/Noven Simanjuntak)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Corona Kepri

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved