Senin, 18 Mei 2026

Taliban Tak Mau Kecolongan, Buru Warga yang Kerjasama Dengan Pasukan AS dan Tangkap Keluarga Mereka

Pasukan Taliban berburu orang-orang yang bekerjasama dengan pasukan Amerika. Bahkan mereka menangkap keluarga jika orang yang dicari tidak ditemukan

Tayang:
Editor: Eko Setiawan
AFP
Pasukan Taliban memburu orang-orang yang membantu pasukan Amerika dan Sekutu. Mereka seolah tidak mau kecolongan lagi 

TRIBUNBATAM.id, KABUL - Pasukan Taliban seolah tidak mau kecolongan, setelah merebut Afghanistan kini pasukan taliban berburu orang-orang yang membantu Amerika.

Bahkan Pasukan Taliban mengancam keluarga militer Afghanistan jika orang yang dia cari tidak ditemukan.

Setelah pengambilalihan secara cepat yang dilakukan Taliban terhadap Afghanistan di tengah penarikan pasukan Amerika Serikat (AS) dan NATO, pemerintahan Afghanistan pun runtuh. 

Keruntuhan ini ditandai dengan masuknya Taliban ke ibu kota Afghanistan, Kabul, dan kaburnya Presiden Ashraf Ghani dari negara itu.

Baca juga: Presiden Afghanistan Ashraf Ghani Berada di UEA Setelah Kabur Dari Kelompok Taliban

Baca juga: Berkuasa di Afganistan, China Mesra dengan Taliban Sementara Rusia Sedang Baca Situasi

Negara-negara Barat pun telah bergegas untuk mengevakuasi warga dan staf diplomatik mereka.

Pertanyaan yang tersisa saat ini adalah tentang bagaimana nasib warga Afghanistan yang membantu pasukan asing selama dua dekade terakhir.

Sebagian ada yang mendapatkan suaka di negara lain dan ikut dalam evakuasi yang dilakukan AS serta sekutu, lalu bagaimana dengan yang masih ada di Afghanistan?

Taliban menyatakan app itu adalah usahanya mencapai dunia dengan menggunakan teknologi canggih.
Taliban menyatakan app itu adalah usahanya mencapai dunia dengan menggunakan teknologi canggih. ((BBC))

Dikutip dari laman Sputnik News, Jumat (20/8/2021), ada laporan yang berkembang bahwa Taliban sedang mencari orang-orang yang mereka yakini bekerja atau berperang bersama pasukan AS dan NATO yang saat ini sedang menyelesaikan penarikan mereka dari Afghanistan.

Sementara itu, ribuan anggota pasukan keamanan Afghanistan pun telah lari ke negara lain, seperti Iran atau Uzbekistan selama beberapa pekan terakhir, karena Taliban secara cepat menyapu seluruh negeri. 

Padahal mereka selama ini dibiayai 'miliaran dolar' oleh AS dan sekutunya untuk pelatihan dan pengadaan senjata demi menahan serangan Taliban selama dua dekade terakhir.

Sedangkan beberapa pasukan lainnya memutuskan untuk menyerah.

Karena mereka yang memilih untuk melakukan perlawanan, saat ini diburu oleh kelompok itu yang kini telah menguasai Afghanistan.

Menurut mantan pejabat Afghanistan yang dikutip dalam laporan rahasia yang disiapkan untuk Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), para militan Taliban dilaporkan pergi dari pintu ke pintu, mengancam anggota keluarga pasukan militer Afghanistan dengan ancaman 'penangkapan' jika mereka tidak dapat menemukan orang yang dicari.

Dokumen tersebut disediakan oleh Pusat Analisis Global Norwegia dan dibagikan secara internal di PBB dan dilihat The New York Times.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 'Pembalasan Cepat dan Fatal', Taliban Buru Warga yang Kerja Sama dengan Pasukan AS dan Sekutu'

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved