Breaking News:

Cerita Awak Pesawat Skadron Udara 17 TNI AU saat Evakuasi WNI dari Afghanistan

Di balik misi penyelamatan WNI di Afghanistan, ada kebanggaan tersendiri bagi awak pesawat dalam Skadron 17 TNI AU yang ditugaskan

Editor: Dewi Haryati
Dispenau
Cerita Awak Pesawat Skadron Udara 17 TNI AU saat Evakuasi WNI dari Afghanistan. Foto sejumlah warga negara Indonesia (WNI) terlihat memasuki pesawat TNI AU di Kabul, Afghanistan. 

JAKARTA, TRIBUNBATAM.id - 26 Warga Negara Indonesia (WNI) berhasil dievakuasi awak pesawat Skadron Udara 17 dari Kabul, Afghanistan dan kembali ke tanah air Indonesia, Sabtu (21/8/2021).

Puluhan WNI itu mendarat dengan selamat di Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, menumpangi pesawat TNI AU jenis Boeing 737-400.

Di balik misi penyelamatan WNI di Afghanistan ini, ada kebanggaan tersendiri bagi awak pesawat dalam Skadron 17 TNI AU yang diterjunkan untuk membantu evakuasi tersebut.

Bagaimana tidak, dalam waktu yang terbatas mereka berhasil mengevakuasi 26 WNI dan 7 warga non WNI dari Bandara Internasional Hamid Karzai, Kabul.

Perjalanan para awak pesawat ke negara itu pun tak mudah. Apalagi dihadapkan dengan tantangan alam dan proses selama evakuasi.

Baca juga: PERANG Lagi, Taliban Keok di 3 Daerah Ini Usai Dapat Perlawanan Pejuang Afghanistan

Baca juga: Afghanistan Dikuasai Taliban, 26 WNI Dievakuasi Menggunakan Pesawat Tempur Oleh TNI AU

Adalah Mayor Pnb Mulyo Hadi bersama Letkol Pnb Ludwig Bayu, dan 10 awak pesawat dalam Skadron 17 TNI AU yang dipercaya mengemban tugas tersebut.

"Merupakan kebanggaan bagi kami, seluruh awak pesawat Skadron Udara 17 yang dipercaya untuk mengemban tugas negara di tengah-tengah situasi Afghanistan yang memanas, untuk menyelamatkan saudara-saudara kita di Afghanistan," ujar salah seorang penerbang Skadron Udara 17 Mayor Pnb Mulyo Hadi melalui keterangan tertulis, Sabtu (21/8/2021).

Mulyo menceritakan, dirinya mendapatkan perintah pada tanggal 16 Agustus 2021 malam, untuk menyiapkan rencana pergerakan pesawat Boeing 737-400 Skadron Udara 17 yang akan diberangkatkan ke Afghanistan.

Perintah tersebut, kata Mulyo, diterima pada pukul 21.00 WIB, dan Rengerak (Rencana Pergerakan) diselesaikan malam itu sekira pukul 02.00 WIB.

"Hari berikutnya, Selasa, 17 Agustus 2021, personel yang telah ditunjuk melaksanakan rapat bersama dengan Satgas dan Tim Evakuasi lainnya di Hotel Westin," ujar Mulyo.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved