Breaking News:

INFO CUACA

3 Hari Mendatang, Tanjungpinang dan Bintan Diperkirakan Hujan Ringan di Siang Hari

BMKG Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang memprakirakan cuaca untuk wilayah Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, Kepri untuk tiga hari ke depan.

Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Tri Indaryani
DOK TRIBUNWOW
BMKG Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang memprakirakan cuaca untuk wilayah Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, Kepri untuk tiga hari ke depan. Ilustrasi Info Cuaca 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang memprakirakan cuaca untuk wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) untuk tiga hari ke depan.

Analisis dinamika, Suhu muka laut (Sea Surface Temperature atau SST) per tanggal 19 Agustus 2021 di sekitar Perairan Kepulauan Riau khususnya di Perairan Pulau Bintan umumnya masih dalam kondisi yang hangat berkisar antara 29 - 30°C dan anomali SST di wilayah perairan Kepulauan Riau cenderung bersifat positif yang bernilai antara 0.0 s.d. +1.0°C.

Indeks ENSO terupdate masih bernilai -0.39 dan dalam kondisi netral. Diprakirakan kondisi netral ini akan berlangsung hingga Desember-Januari-Februari 2022, sehingga secara umum tidak memberikan dampak terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia.

"Indeks Dipole Mode (DMI) terupdate juga masih bernilai -0.6 yang menunjukkan kondisi negatif, dan diprakirakan akan kembali netral dan berlangsung hingga Januari 2022, sehingga cukup berpengaruh terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia bagian barat," kata Prakirawan BMKG Tanjungpinang, Hayu Nur Mahron, Minggu, (22/8/2021).

Baca juga: STOK Vaksin Sinovac di Batam Terbatas, Banyak Siswa Sekolah Tertunda Jadwal Vaksin Tahap II

Analisis per tanggal 19 Agustus 2021 menunjukkan MJO aktif berada di fase 2 dan diprediksi masih akan aktif bergerak menuju fase 3, sehingga cukup berpengaruh
terhadap peningkatan distribusi awan-awan konvektif penghasil hujan di wilayah Indonesia bagian barat termasuk Pulau Bintan dan sekitarnya.

"Angin Monsun Australia diprakirakan masih mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia bagian selatan hingga dasarian III Agustus 2021. Hal ini ditunjukkan dengan aliran massa udara di wilayah Indonesia yang masih didominasi angin timuran. Pola
siklonal diprediksi terbentuk di wilayah barat Sumatera," terangnya.

Analisa kelembapan udara relatif (relative humidity) pada dasarian II Agustus 2021 dilapisan permukaan umumnya di atas 80 % dan terjadi hingga Dasarian I September. Kelembapan udara relatif pada lapisan 850 mb umumnya dipredikisi berkisar antara 50-90% hingga Dasarian I September. Kelembapan udara relatif pada lapisan 700 mb diprediksi umumnya berkisar antara 50-85% hingga Dasarian I September.

"Untuk peringatan dini yang harus diwaspadai terjadinya hujan lebat secara tiba-tiba yang dapat disertai petir dan angin kencang akibat munculnya awan Cumulonimbus," ungkapnya.

Berdasarkan analisis dinamika atmosfer pengaruh fenomena cuaca skala global (ENSO)tidak berpengaruh, sedangkan MJO dan IOD cukup berpengaruh terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia khususnya Indonesia bagian barat.

Nilai SST yang hangat dengan nilai anomali SST positif menunjukkan aktivitas penguapan yang lebih tinggi dari biasanya dan meningkatkan pasokan uap air ke atmosfer, sehingga mendukung untuk terbentuknya awan konvektif di sekitar wilayah Pulau Bintan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved