Breaking News:

CORONA KEPRI

Pemprov Kepri Gandeng Bank Daerah, Bantu Pinjaman Lunak Tanpa Bunga untuk UMKM

Pemprov Kepri menyusun skema untuk pemberian pinjaman lunak tanpa bunga bagi UMKM selama pandemi Covid-19.

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Istimewa
Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad dan Direktur Utama Bank Riau Kepri, Andi Buchari menandatangani Nota Kesepahaman Bersama tentang Kredit/Pembiayaan Usaha Mikro dengan subsidi bunga/marjin di Menara Hang Merdu Bank Riau Kepri, Pekanbaru, Riau, Jumat (20/8). 

KEPRI, TRIBUNBATAM.id - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad dan Direktur Utama Bank Riau Kepri, Andi Buchari menandatangani Nota Kesepahaman Bersama tentang Kredit/Pembiayaan Usaha Mikro dengan subsidi bunga/marjin, Jumat (20/8) di Menara Hang Merdu Bank Riau Kepri, Pekanbaru, Provinsi Riau.

Nota Kesepahaman yang baru ditandatangani oleh Gubernur ini merupakan salah satu upaya Pemprov Kepri dalam upaya mendongkrak ekonomi Kepri di masa pandemi Covid-19 melalui sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dengan cara memberikan pinjaman lunak dengan bunga 0% selama masa pinjaman 2 tahun.

Tidak hanya pemberian pinjaman tanpa bunga saja bagi pelaku UMKM, namun Gubernur Kepri juga meminta langsung Direktur Utama Bank Riau Kepri Andi Buchari agar UMKM yang melakukan pinjaman bisa diberi tenggang waktu untuk mulai pembayarannya.

"Mengingat di bulan pertama, kedua dan ketiga, biasanya para pelaku UMKM ini baru memulai usahanya.

Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad dan Direktur Utama Bank Riau Kepri, Andi Buchari menandatangani Nota Kesepahaman Bersama tentang Kredit/Pembiayaan Usaha Mikro dengan subsidi bunga/marjin di Menara Hang Merdu Bank Riau Kepri, Pekanbaru, Riau, Jumat (20/8).
Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad dan Direktur Utama Bank Riau Kepri, Andi Buchari menandatangani Nota Kesepahaman Bersama tentang Kredit/Pembiayaan Usaha Mikro dengan subsidi bunga/marjin di Menara Hang Merdu Bank Riau Kepri, Pekanbaru, Riau, Jumat (20/8). (TribunBatam.id/Istimewa)

Jadi agar bisa diberi tengggang waktu di bulan ke-4 baru mulai membayar angsuran pinjaman," pinta Gubernur Kepri Ansar Ahmad dalam pidatonya dalam keterangan yang diterima TribunBatam.id, Minggu (22/9/2021).

Untuk menanggung bunga pinjaman pelaku UMKM, Pemprov Kepri telah menyiapkan anggaran sebesar Rp2 miliar.

Dengan ketentuan setiap UMKM bisa meminjam maksimal Rp20 juta.

Jika rata-rata UMKM meminjam sebesar Rp20 juta, maka akan ada 1000 UMKM yang dapat memanfaatkan fasilitas ini.

Jika jumlah pinjamamnya berfariasi, contohnya ada yang meminjam Rp5 juta, Rp10 juta dan sebagainya.

Maka jumlah UMKM-nya bisa lebih banyak lagi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved