Breaking News:

CORONA KEPRI

STOK Vaksin Sinovac di Batam Terbatas, Banyak Siswa Sekolah Tertunda Jadwal Vaksin Tahap II

Saat ini, stok sinovac di Batam terbatas yang berdampak pada molornya realisasi vaksinasi covid-19 dosis 2 untuk kalangan pelajar.

TRIBUNBATAM.id/HENING SEKAR UTAMI
Vaksinasi pelajar di Vihara Duta Maitreya Batam Center, Jumat (23/7/2021). Saat ini, stok sinovac di Batam terbatas yang berdampak pada molornya realisasi vaksinasi covid-19 dosis 2 untuk kalangan pelajar. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Ketersediaan vaksin Sinovac di Kota Batam, sampai saat ini masih terbatas.

Untuk melaksanakan vaksinasi terhadap anak sekolah akan dilaksanakan saat vaksin ada.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Didi Kusmarjadi.

Didi menjelaskan, sampai saat ini ketersedian vaksin sinovac masih terbatas.

"Nanti kalau sudah ada akan kita laksanakan vaksinasi terhadap anak sekolah," kata Didi.

Sementara saat ini sudah banyak anak sekolah yakni umur 13 - 17 tahun sudah banyak yang seharusnya menjalani vaksinasi dosis kedua.

Seperti diberitakan sebelumnya, rencana Pemko Batam melaksanakan pembelajaran tatap muka jika pandemi terus melandai membuat orangtua kebingungan.

Pasalnya sampai saat ini masih banyak anak didik yang belum menerima vaksinasi, bahkan banyak anak didik yang sudah seharusnya jadwal vaksin kedua namun belum bisa divaksin karena ketersediaan vaksin Sinovac terbatas.

Baca juga: Walikota Batam Buka Muscab Organda, Berharap Transportasi Umum di Batam Semakin Nyaman

Indra, warga Batuaji yang anaknya sekokah di salah satu sekolah swasta di Batuaji mengatakan, di mana informasi dari sekolah di mana anaknya mengenyam pendididikan akan melaksanakan pembelajaran secara terbatas pada Senin (23/8/2021) yang akan datang.

Namun sesuai dengan informasi tersebut bahwa anak didik yang bisa masuk harus sudah divaksin, minimal vaksin dosia pertama.

"Ini saya sudah tanya kemana-mana untuk vaksin Sinovac, tapi tidak ada, tidak tahulah nanti apakah anak saya bisa dapat jadwal belajar tatap muka," kata Indra.

Dia mengatakan, sejak awal anaknya sudah beberapa kali ikut antrian vaksin Sinovac. Tetapi tidak mendapatkan jatah, karena nomor antrian terbatas.

"Kebetulan dari sekolah tempat anak saya belajar tidak ada melaksanakan vaksinasi," kata Indra.

Sementara di tempat terpisah Kepala SMPN 27 Bobor Hehe Tua Pasaribu menjelaskan, untuk anak didik di sekolah tersebut sampai saat ini belum semuanya menerima vaksin dosis pertama.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved