Breaking News:

Rekonstruksi Pembunuhan Tukang Cendol di Batam, Korban Sempat Melawan saat Ditikam

Sarip Puddin memperagakan 21 adegan dalam rekonstruksi pembunuhan terhadap Budi Damanik di depan Pasar Samarinda, Pasar Tos 3000 Batam, Selasa (31/8)

tribunbatam.id/Argianto
Sarip Puddin (baju oranye) sesaat akan memperagakan adegan penikaman terhadap Budi Aryanto atau dikenal dengan Budi Damanik saat rekonstruksi pembunuhan di depan Pasar Samarinda, Tos 3000 Batam, Selasa (31/8/2021). Sebanyak 21 adegan diperagakan tersangka saat menghabisi Budi Aryanto terkait masalah parkir 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja akhirnya menggelar rekonstruksi pembunuhan terhadap Budi Aryanto (42) atau lebih dikenal dengan Budi Damanik, tukang cendol di Batam, Selasa (31/8/2021).

Budi tewas ditikam di depan Pasar Samarinda, Tos 3000 di Jodoh, Minggu (9/5/2021) sore. 

Pelakunya,  Sarip Puddin sempat melarikan diri lebih kurang sebulan hingga akhirnya ditangkap di Medan pada 16 Juni 2021.

Bertempat di depan Shopping Centre Samarinda Pasar Tos 3000, tersangka Sarip Puddin dan sejumlah saksi turut dihadirkan dalam rekonstruksi itu.

Pantauan Tribunbatam.id sebelum rekonstruksi, TKP pembunuhan telah dilingkari garis putih dikelilingi dengan kotak papan buah. Di lokasi juga dipasang police line.

Sementara itu, pengunjung pasar dan pedagang tampak memadati area itu untuk menyaksikan dan mengabadikan reka ulang penikaman yang dilakukan tersangka dengan ponsel pintar mereka.

Satu demi satu adegan diperagakan. Adapun personel Bhabinkamtibmas Polsek Lubuk Baja terus mengimbau warga agar tidak berdesak-desakan dan memberikan jarak di lokasi untuk mempermudah proses rekonstruksi.

Rekonstruksi berakhir di adegan ke-21. Saat itu tersangka Sarip Puddin meninggalkan tubuh korban Budi Damanik yang sudah tak bernyawa dan pergi melarikan diri.

Di adegan ke-19 terungkap, tersangka menggunakan senjata tajam yakni pisau dapur menikam perut sebelah kiri korban, hingga darah mulai mengalir.

Saat itu korban sempat melawan dan berupaya menahan tikaman.

Baca juga: DERETAN Fakta Terbaru Pembunuhan Tukang Cendol di Batam, Pelaku Mengira Korban Punya Ilmu Kebal

Baca juga: KABUR ke Medan dan Coba Hilangkan Jejak, Pembunuh Tukang Cendol di Pasar Jodoh Batam Dibekuk Polisi

Namun tersangka kembali melayangkan tikaman kedua, dan di adegan ke-20 tersangka berupaya menahan tubuh korban dan membaringkannya di aspal jalan.

Saripuddin (baju oranye) saat akan meninggalkan jasad Budi Aryanto atau dikenal dengan Budi Damanik yang sudah tak bernyawa, saat rekonstruksi pembunuhan di depan Pasar Samarinda, Tos 3000 Batam, Selasa (31/8/2021).
Sarip Puddin (baju oranye) saat akan meninggalkan jasad Budi Aryanto atau dikenal dengan Budi Damanik yang sudah tak bernyawa, saat rekonstruksi pembunuhan di depan Pasar Samarinda, Tos 3000 Batam, Selasa (31/8/2021). (tribunbatam.id/Argianto)

"Rekonstruksi untuk hari ini berjalan lancar. Tidak ada perbedaan dan sama persis sebagaimana yang disampaikan tersangka maupun saksi-saksi yang kita periksa," ujar Kapolsek Lubuk Baja, AKP Budi Hartono.

Ia pun membenarkan, motif dari pembunuhan yang dilakukan oleh tersangka karenakan perebutan lahan parkir yang ada di Pasar Tos 3000, tempat pelaku dan korban sama-sama mencari rezeki.

"Iya sejauh ini motifnya begitu," sebutnya.

Adapun pasal yang disangkakan kepada tersangka yakni pasal 338 KUHP tentang tindak pidana pembunuhan.

Kronologi Pembunuhan

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved