Breaking News:

BATAM TERKINI

Minta Dana Belanja Rp 2,32 Triliun Untuk 2022, Kepala BP Batam Ungkap Rencana Program Kerja

Untuk tahun 2022, pagu anggaran belanja BP Batam yang diusulkan adalah sebesar Rp2,32 triliun. Ini deretan program kerja yang akan direalisasikan.

ISTIMEWA
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, memaparkan laporan realisasi anggaran dalam rapat bersama Komisi VI DPR RI, di Gedung Nusantara I, Jakarta, Selasa (31/8/2021) 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Realisasi penerimaan Badan Pengusahaan (BP) Batam mengalami eskalasi atau peningkatan sebesar 33,57 persen dari targetnya.

Sementara, di tahun 2020 tercapai sebesar 14,17 persen dari targetnya.

Laporan ini disampaikan oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi saat menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI tentang realisasi anggaran Tahun Anggaran 2021 dan Pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (RKA-K/L) Tahun 2022.

"Kinerja realisasi belanja dalam semester I tahun 2021 menunjukkan perbaikan dari tahun 2020," ujar Rudi, di Gedung Nusantara I, Jakarta, Selasa (31/8/2021).

Tahun 2022, pagu anggaran belanja BP Batam yang diusulkan adalah sebesar Rp2,32 triliun.

Dana tersebut akan digunakan untuk mendanai dua program, yaitu, Program Dukungan Manajemen dan Program Pengembangan Kawasan Strategis.

Adapun program prioritas nasional yang akan dikembangkan antara lain Pengembangan Infrastruktur dan Peningkatan Fasilitas Pelabuhan Batam, Pengadaan Peralatan Penanganan Cancer/Radiotherapy, Pengembangan Fasilitas Jalan dan Drainase, Pembangunan Terminal Kargo Bandara Hang Nadim dan Pengembangan Maritime City.

Skema yang akan dikembangkan, dijelaskan Rudi, adalah pemanfaatan aset melalui pola kerja sama, seperti Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), Kerja Sama Operasi (KSO), dan Kerja Sama Penyediaan Infrastruktur (KSPI).

Baca juga: JELANG Pembelajaran Tatap Muka, Vaksinasi Polsek Sekupang Batam Prioritaskan Pelajar

"Kami khususkan hal tersebut terkait dengan Pengembangan dan Pengelolaan Bandara Hang Nadim, Pengembangan dan Pengelolaan Pelabuhan, Pengembangan Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM), serta beberapa kegiatan lainnya," jelas Rudi.

Pada kesempatan yang sama, Komisi VI DPR RI juga memberikan apresiasi kepada BP Batam atas prestasinya meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) berturut-turut hingga penghargaan terakhir untuk laporan keuangan tahun 2019 – 2020.

Komisi VI DPR RI juga mendorong BP Batam untuk memaksimalkan penyerapan realisasi anggaran belanja dan memaksimalkan sosialiasi kepada masyarakat berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi kelembagaan.

Turut menghadiri RDP bersama Komisi VI DPR RI, Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto; Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo Koentjoro; Anggota Bidang Pengembangan Kawasan Investasi, Sudirman Saad; dan Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Syahril Japarin dan sejumlah pejabat eselon 2.

Selain rapat bersama BP Batam, Komisi VI DPR RI juga menggelar RDP dengan Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS), Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN), Kepala BP Kawasan Sabang dan Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). ( TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved