Senin, 8 Juni 2026

BATAM TERKINI

KESAKSIAN Anak Sabar, Pria yang Ditemukan Tergantung di Bengkong, Bora : Ayah Dicari 10 Pria

Keluarga Sabar M Hutagalung meminta polisi mengusut kematian warga Bengkong itu karena dinilai banyak kejanggalan dan hal tak wajar.

Tayang:
Penulis: ronnye lodo laleng |
TRIBUNBATAM.id/Ronnye Lodo Laleng
Suasana di rumah duka di Bengkong. Keluarga Sabar, pria yang ditemukan tergantung di Bengkong Polisi minta kasus tersebut diusut karena ada kejanggalan. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Masyarakat Batam khususnya Bengkong, Batam geger setelah ditemukan mayat seorang pria dalam keadaan tergantung di Bengkong Polisi, Kecamatan Bengkong, Kota Batam pada Selasa (7/9/2021) sore.

Pria tersebut belakangan diketahui bernama Sabar M Hutagalung.

Saat ditemui pria 42 tahun tersebut mengenakan kaos pendek warna hitam dan celana pendek warna krim.

Posisinya tergantung di sebuah pohon dan tali terikat di lehernya.

Kejadian tersebut diketahui sekira pukul 15.45 WIB oleh anak-anak yang merupakan warga setempat saat bermain bola.

Debora (18) anak kedua korban saat ditemui Tribun Batam meminta agar petugas dari aparat kepolisian mengusut peristiwa ini dengan transparan.

Pasalnya, saat jenazah ayahnya yang merupakan warga Sei Tering, Kelurahan Tanjung Sengkuang Kecamatan Batu Ampar itu ditemukan, ada beberapa hal yang dinilai janggal.

Hal tersebut disampaikan Debora (18) kepada awak media di rumah duka di RT 02 RW 07, Sei Tering Kelurahan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar Kota Batam, Rabu (8/9/2021).

Dikatakan Debora, kejanggalan yang dilihat dari peristiwa penemuan jasad ayahnya itu adalah saat ditemukan kondisi leher dalam keadaan terikat di pohon dalam keadaan tergantung, namun kakinya menginjak tanah.

Baca juga: Sepanjang Agustus, 3.573 Orang Masuk Batam dari Malaysia Lewat Pelabuhan Batam Center

"Kalau bapak memang bunuh diri, pasti posisi kakinya tergantung, ini kakinya tidak tergantung. Bahkan baju yang dipakainya dalam keadaan terbalik dan itu bukan baju bapak, bapak tidak ada memiliki baju hitam seperti itu," ucap wanita yang sering disapa Bora.

Dikatakan Bora, sebelumnya ayahnya pergi meninggalkan rumah, Senin (6/9/2021) pagi, ayahnya, sedang tidur di dalam kamar.

Kemudian ada yang datang sekitar 10 orang laki-laki yang ingin berjumpa dengan ayahnya.

Setelah itu dia menyuruh adeknya untuk membangunkan ayahnya dan ternyata ayahnya tidak ada lagi di kamar.

Setelah dicari-cari hingga ke dapur dan kamar mandi tidak juga ditemukan.

"Kata ade saya ayah pergi keluar dan dia hanya pakai celana pendek saja. Setelah mamak pulang mengikuti vaksin, aku tanya orang yang datang itu, ada keperluan apa sama ayah, mereka menjawab tidak ada urusannya ini sama kalian, ini urusan kerjaan. Kemudian mereka langsung pergi," ujarnya.

Kemudian, pada Selasa (7/9/2021) sore dia mendapatkan kabar bahwa ayahnya ditemukan dalam keadaan tergantung.

Karena adanya kejanggalan maka dia berharap pihak kepolisian mengusut penemuan jasad ayahnya itu dengan seadil-adilnya.

"Kami serahkan semua prosesnya kepada kepolisian untuk mengusut ini, apakah sebenarnya bapak meninggal memang karena gantung diri atau ada orang melakukan sesuatu kepada ayah. Saat ini, jenazah ayah masih di rumah sakit Bhayangkara untuk diotopsi," tuturnya.

Ditambahkannya, terkait adanya pemberitaan yang menyebutkan bahwa ayahnya gila, itu adalah tidak benar, sebab ayahnya selama ini sehat-sehat saja.

"Kami tidak terima kalau ada yang menyebutkan ayah kami gila, ayah kami sehat dan kemaren dia meninggalkan rumah dalam keadaan baik-baik saja," bebernya.

Hal senada disampaikan oleh Ketua RW 07 Sei Tering, Kelurahan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Siti Fatimah.

Dia juga mengaku sangat keberatan dan tidak menerima jika warganya itu disebut gila oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

"Almarhum orangnya baik-baik saja dan kesehariannya orangnya suka tegur sapa. Saya kaget kalau ada yang bilang dia gila. Kalau pandangan saya dia tidak mungkin juga bunuh diri, namun hal ini kita serahkan kepada pihak berwajib saja untuk mengungkapnya," ungkapnya. (TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng)

*Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved