Sabtu, 2 Mei 2026

BATAM TERKINI

Rumah dan Harta Terbakar, Pemko Batam Carikan Tempat Tinggal Korban Kebakaran di Baloi Mas

Pemko Batam tengah mencari solusi untuk mencarikan tempat tinggal baru bagi korban kebakaran di RT04/RW09, Baloi Mas Indah, Rabu (8/9/2021) lalu.

Tayang:
TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi
Walikota Batam, Muhammad Rudi saat mengunjungi warga korban kebakaran, Senin (13/9/2021). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Kota (Pemko) Batam tengah mencari solusi untuk mencarikan tempat tinggal baru bagi korban kebakaran di RT04/RW09, Baloi Mas Indah, Rabu (8/9/2021) lalu.

Akibat kebakaran tersebut, di mana sebanyak 22 rumah, 44 Kepala Keluarga (KK) dan 123 jiwa, saat ini kehilangan tempat tinggal. 

Sejak kejadian, Rudi langsung memperintahkan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Batam dan Camat Lubuk Baja untuk melakukan pendataan para korban. Kemudian, pihaknya juga meminta jajarannya untuk segera mengecek legalitas lahan saat ini.

"Mudah-mudahan segera ada solusi. Saat ini memang saya sedang menata untuk saudara-suadara kita yang tinggal di tempat-tempat tidak resmi," kata Rudi saat mengunjungi warga korban kebakaran, Senin (13/9/2021).

Dijelaskan Rudi, jika lahan yang selama ini ditempati warga belum ada yang memiliki atau belum dialokasikan oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam, maka pihaknya dapat langsung mengalokasikan untuk warga.

Namun, jika nantinya ternyata sudah dialokasikan kepada pihak lain tentunya akan sulit bagi pihaknya untuk memberikan kepada warga.

Solusi yang memungkinkan adalah dengan memindahkan ke lokasi lain.

"Setelah dari sini nanti akan langsung saya cek peta lokasinya ini. Kalau ternyata sudah punya orang dan bapak ibu tetap minta di sini, tentu ini akan sulit," katanya.

Rudi mengatakan pihaknya ingin, nantinya warga tidak lagi was-was takut untuk digusur jika tinggal di tempat resmi atau lahan yang memang dimiliki warga. Karena itu pihaknya terus berupaya menyelesaikan masalah-masalah yang sudah lama terjadi di Batam.

"Beberapa seperti di Bengkong dan Batuaji sudah kita selesaikan," katanya.

Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina mengatakan pihaknya sendiri beberapa kali sudah mengunjungi langsung masyarakat yang menjadi korban kebakaran.

Pemprov Kepri juga memberikan bantuan berupa peralatan masak, kelengkapan bayi dan lainnya yang dibutuhkan.

Marlin berharap bantuan yang diberikan Pemko Batam dan Pemprov Kepri dapat meringankan beban masyarakat.

Kendati demikian pihaknya juga mengimbaua agar protokol kesehatan tetap dijalankan dengan baik.

"Kepada ibu-ibu juga harus lebih hati-hati, kalau ke luar rumah jangan lupa kompor dimatikan," kata Marlin.

Sementara itu, Ketua RW 09 Avismadi mengatakan mewakili warga pihaknya menyampaikan terimakasih kepada Pemko Batam, Pemprov Kepri serta semua pihak yang telah membantu.

Bantuan yang diterima warga sendiri berupa kebutuhan pokok seperti beras, telur, indomie dan bahan makan lainnya. Kemudian juga pakaian serta kelengkapan untuk bayi.

"Kemudian, untuk uang tunai terkumpul total Rp79,9 juta. Bantuan yang terkumpul sudah kami distribusikan untuk warga. Kami ucapkan ribuan terimakasih atas segela bentuk bantuan yang diberikan kepada kami," kata Avismadi.

Disdukcapil Langsung Jemput Bola

Sementara itu, korban kebakaran di pemukiman padat penduduk Baloi Mas Batam diberi kemudahan untuk mengurus dokumen pribadi mereka yang terbakar.

Dalam hal ini, petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Batam akan melakukan jemput bola ke lokasi.

"Petugas yang jemput bola ke lokasi rencananya datang pada Senin (13/9/2021) mendatang," ujar Kepala Disdukcapil Batam, Heryanto, Jumat (10/9/2021).

Diakuinya pelaksanaan pendataan tersebut, baru dapat dilakukan Senin mendatang, dikarenakan saat ini sudah mendekati akhir pekan.

Pihaknya juga memberikan pilihan lain, yakni para korban diminta untuk melaporkan diri ke Disdukcapil Batam yang berada di Sekupang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

"Korban juga bisa datang langsung ke Disduk untuk melaporkan diri," lanjutnya.

Untuk pencetakan ulang dokumen kependudukan milik para korban, nantinya dapat diselesaikan dalam kurun waktu 1x24 jam.

Namun hal ini dapat dilaksanakan, apabila korban sudah terdaftar di Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) Disduk Batam.

Sementara itu, bagi para korban yang belum terdaftar, maka diminta untuk melampirkan dokumen pendukung seperti surat keterangan domisili dari RT/RW, atau ijazah.

"Kalau ada fotocopy juga silakan dibawa atau nanti menunggu Senin, langsung dilaporkan ke petugas yang datang ke lokasi. Intinya karena ini musibah, maka bagi para korban tidak akan diberatkan," katanya.

Kebakaran di Baloi Mas

Sebelumnya diberitakan, kebakaran hebat menghanguskan sejumlah rumah di Kelurahan Baloi Indah, tepatnya di area Blok Baloi Mas Indah, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, pada Rabu, (8/9/2021) malam.

Ketua RT 04 RW 09, Henri Dunan kepada Tribunbatam.id menerangkan, peristiwa kebakaran terjadi sekira pukul 18.00 WIB saat maghrib.

"Api dengan cepat membesar dan melahap sejumlah bangunan rumah dan kost-kostan warga," ujarnya.

Ia menyebutkan, lebih kurang ada sebanyak 26 bangunan rumah dan kost-kostan warga yang habis terbakar oleh api.

Ilustrasi kebakaran
Ilustrasi kebakaran (TribunBatam.id/Noven Simanjuntak)

"Ini sekarang kita sedang kumpulkan warga untuk dialihkan ke posko karena kita akan pasang tenda," sebutnya.

Pantauan Tribunbatam.id di lokasi, api sudah berhasil dipadamkan oleh pihak pemadam kebakaran Kota Batam.

Tampak kabut asap masih menyelimuti area rumah dan kostan yang habis terbakar

Kebakaran hanguskan puluhan rumah di Baloi
Kebakaran hanguskan puluhan rumah di Baloi (TRIBUNBATAM.id/Noven Simanjutak)

Sejumlah warga sekitar juga saling bergotong royong untuk mendirikan tenda yang akan dijadikan posko tempat tinggal sementara warga yang terdampak.

Hingga berita ini dimuat belum diketahui secara persis penyebab api timbul dan melahap sejumlah rumah dan kostan warga.

(tribunbatam.id / Roma Uly Sianturi/ Noven Simanjuntak)

*Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Batam

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved