Breaking News:

TRIBUN PODCAST

Tribun Batam Podcast, Siap-Siap Sekolah Tatap Muka di Kepri

Simak wawancara eksklusif bersama Kadisdik Kepri M Dali,Kepsek SMA Yos Sudarso Batam Sumiati dan wali murid soal persiapan belajar tatap muka di Kepri

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Tribun Batam Podcast menghadirkan Kepala Dinas Pendidikan Kepri, M. Dali, Kepala Sekolah SMA Yos Sudarso Batam, Sumiyati, dan perwakilan orang tua siswa Pieter P. Pureklolong, Senin (13/9/2021) 

P: Kalau secara pribadi saya senang saja, karena di rumah saya bisa kontrol langsung, dan buku banyak juga bisa dibaca.

Tapi kalau saya menjawab sebagai perwakilan orang tua, tentu sudah banyak orang tua merindukan anaknya belajar tatap muka. Sebab, teknologi secanggih apapun tetap tidak bisa menggantikan seorang guru.

Saya juga mau sampaikan, bahwa harus ada kebijakan yang jelas oleh Pemerintah Provinsi. Sebab apa yang kadang disampaikan Pemerintah Provinsi tidak sejalan dengan Pemerintah di Kabupaten/Kota.

SMA/SMK memang kewenangannya ada di Provinsi. Tapi SMA/SMK juga ada dalam satu wilayah Kabupaten/Kota.

TB: Baik terima kasih Pak Pieter. Saya ke Bu Sumiyati.

Sudah 2 tahun kita harus berjuang dalam kondisi pandemi. Apakah sekolah SMA Yos Sudarso sudah pernah melakukan tatap muka?

S: Baik terima kasih. Selama 2 tahun ini, kita pernah coba uji coba tatap muka. Hanya saja kita punya kesempatan 2 hampir 3 minggu saja.

TB: Bagaimana persiapaannya Bu?

S: Mulai dari pemetaan guru, dan siswa terhadap comorbid, hingga riwayat perjalanan menjadi awal persiapan kita. Selanjutnya kita kerja sama kepada layanan kesehatan terdekat.

Setelah itu, pengecekan di lapangan untuk melihat langsung prokes yang ketat dilakukan. Mulai dari datang ke sekolah, masuk ke kelas hingga proses belajar dan pulang kembali ke rumah. Kami juga persiapkan tenaga medis saat itu. Proses tatap muka saat itu pada bulan Mei 2020 lalu.

TB: Bagaimana respon orang tua siswa saat sekolah membuka proses pembelajaran tatap muka?

S: Kalau kita sekolah sesuai SOP ya, ini tidak dipaksakan. Jadi syarat paling utama adalah mendapat surat pernyataan izin dari orang tua siswa.

TB: Baik terima kasih Bu, saya kembali bertanya kepada Pak Pieter. Apakah ada kekhawatiran anak terpapar saat proses tatap muka nanti diberlakukan?

P: Kalau kata khawatir menurut saya terlalu sadis ya. Intinya kewaspadaan bisa dijaga. Konteksnya tadi saya bilang, bahwa ini demi masa depan generasi muda kita. Tidak ada teknologi yang sehebat seorang guru mendidik.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved