Breaking News:

Sekolah Islam Hang Tuah

Sekolah Islam Hang Tuah Batam Beradaptasi Lewat Pembelajaran Video Bagi Siswa-Siswi di Masa Pandemi

Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di masa pandemi Covid-19 harus beradaptasi dan terus di update untuk mengikuti perkembangan zaman.

Penulis: Renhard Patrecia Sibagariang | Editor: Tri Indaryani
Ist
Proses take video pembelajaran Sekolah Islam Hang Tuah 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kegiatan Belajar  Mengajar (KBM) di masa pandemi Covid-19 harus beradaptasi dan terus di update untuk mengikuti perkembangan zaman dan perubahan yang begitu cepat.

Hal tersebut yang dilakukan oleh Sekolah Islam Hang Tuah Batam.

Selama hampir dua tahun tepatnya sejak awal tahun 2020 yang lalu, sekolah Islam yang berlokasi di Kecamatan Bengkong, Kota Batam, Provinsi Kepri ini telah menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh atau daring.

Salah satunya yakni metode pembelajaran campuran antara luring dan daring atau yang dikenal dengan blended learning method.

Sesuai dengan perkembangan zaman sekolah Islam Hang Tuah Batam kembali membuat beberapa program baru yang dicetus oleh guru-guru dan pihak yayasan di Sekolah Islam Hang Tuah Batam.

Kabid Humas dan Kesiswaan Sekolah Islam Hang Tuah, Junaidi A.Md. saat ditemui TRIBUNBATAM.id mengatakan program baru tersebut yakni video pembelajaran bagi siswa siswi di Sekolah Islam Hang Tuah Batam, yang merupakan hasil kreasi dari guru itu sendiri.

Sejauh ini Sekolah Islam Hang Tuah Batam sendiri terus mengupdate perkembangan untuk diarahkan ke digital.

Selain itu, untuk sarana prasarana pendukungnya seperti internet, dan beberapa keperluan lain selalu disiapkan, sehingga gampang di akses oleh orang lain dan memudahkan guru-guru dalam pembuatan video pembelajaran itu sendiri.

"Proses Belajar Mengajar di Sekolah Islam Hang Tuah Batam sudah memiliki platform sendiri yang ketika di akses sangat gampang. Yang mana E-learning Management System, kita juga mendapatkan pelatihan-pelatihan melalui Microsoft yang dilatih langsung oleh manajemen sekolah Islam Hang Tuah Batam sebagai bekal baik guru - guru, baik dilevel 1 maupun level 2," jelas Junaidi, Kamis (9/9/2021).

Dikatakannya, hal ini dilakukan sebagai bekal guru-guru untuk menuangkan ilmunya kepada murid-muridnya melalui LMS.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved