Breaking News:

BATAM TERKINI

13 Hari Dapat Rp 1,6 Miliar, Relaksasi PBB Diyakini Bisa Dongkrak PAD Batam

Sejak diberlakukan relaksasi pajak PBB-P2 sejak awal September, Pemko Batam sudah mendapatkan Rp 1,6 miliar tambahan Pendapatan Asli Daerah.

Penulis: Roma Uly Sianturi | Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.ID/TRIBUNNEWS
Ilustrasi tagihan Pajak Bumi dan Bangunan 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Berdasarkan data total pembayaran SPPT hingga 13 September 2021 terdapat 4.250 SPPT dengan total nilai Rp 1,6 miliar. 

Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Batam menargetkan capaian PAD mencapai Rp 30 miliar selama 3 bulan dari program relaksasi pajak bumi bangunan (PBB) yang digelar sejak awal September hingga November mendatang.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Batam, Raja Azmansyah.

"Masih jauh dari target kami. Awalnya target bisa Rp 10 miliar dalam satu bulan. Relaksasi pajak yang kami berikan ini diharapkan bisa menarik wajib pajak untuk melunasi tunggakan," ujar Azmansyah.

Menjelang akhir tahun, pihaknya terus berupaya memaksimalkan pendapatan dari berbagai sumber pendapatan, termasuk program relaksasi PBB ini.

Tidak saja itu, pihaknya juga mendata sumber pendapatan baru dari kalangan perkembangan sektor bisnis. Peluang-peluang pemasukan ini diharapkan bisa meningkatkan PAD di akhir tahun nanti.

Untuk capaian PAD masih berada di angka 57 persen atau Rp 689 miliar dari target Rp 1,4 triliun.

Baca juga: KABAR GEMBIRA! Minggu Depan, Batam Bakal Buka Pembelajaran Tatap Muka

Ia menyebutkan untuk total retribusi sudah tercapai 44,66 persen atau Rp 64 miliar dari target Rp 145 miliar.

Begitu juga dengan pajak daerah yang baru mencapai 46 persen atau Rp 541 miliar dari target Rp 1,1 triliun.

Sementara untuk kondisi APBD saat ini yang sudah terealisasi mencapai angka Rp 690 miliar dari target Rp 2,9 triliun atau 23 persen.

Masih ada waktu kurang lebih empat bulan hingga akhir Desember mendatang.

Ia berharap semoga ada peningkatan PAD nantinya.

Berdasarkan data saat ini terdapat 253.323 objek PBB, 7489 objek pajak BPHTB, 4994 objek Pajak Reklame, 1170 objek pajak restoran, 432 objek pajak hiburan, 370 objek pajak MBLB, 258 objek pajak hotel, 109 objek pajak penerangan jalan, dan 32 objek pajak parkir. (TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)

*Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google 

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved