Breaking News:

BPJS Kesehatan Sosialisasikan Program JKN-KIS ke TKSK, Pendamping Desa dan PKH Karimun.

Memberikan informasi kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) merupakan kewajiban BPJS Kesehatan

Ist
BPJS Kesehatan melakukan Pemberian Informasi Langsung (PIL) kepada Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), pendamping desa, dan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Karimun pada Kamis (9/9/2021). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Memberikan informasi kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) merupakan kewajiban BPJS Kesehatan.

Untuk memastikan setiap peserta memahami program JKN-KIS tersebut, BPJS Kesehatan melakukan Pemberian Informasi Langsung (PIL) kepada Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), pendamping desa, dan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Karimun pada Kamis (9/9).

Nining Indira selaku Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Batam mengatakan bahwa PIL dilakukan kepada TKSK, pendamping desa dan PKH di Kabupaten Karimun dengan harapan informasi seputar program JKN-KIS dapat disampaikan kepada masyarakat di daerah masing-masing.

“Tujuan dari kegiatan ini sebenarnya agar informasi seputar JKN-KIS dapat disampaikan di daerah. Jadi semuanya bisa memahami program JKN-KIS ini. Ibaratnya TKSK, pendamping desa, dan PKH ini sebagai perpanjangan tangan BPJS Kesehatan kepada masyarakat,” kata Nining.

Nining menyampaikan, sampai saat ini BPJS Kesehatan sudah menyediakan banyak kanal informasi yang dapat diakses oleh peserta.

Dari care center 1 500 400, Mobile JKN, maupun Chika dan Vika.

Tapi menurutnya tidak semua peserta dapat mengakses kanal tersebut.

Oleh karena itu diperlukan PIL untuk mengjangkau seluruh segmen masyarakat melalui TKSK. Tentunya dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Ia menambahkan berdasarkan data aplikasi Saluran Informasi Penanganan Pengaduan (SIPP) bulan Juli 2021, tercatat bahwa masih banyak peserta yang belum memahami program JKN-KIS.

Hal ini ditunjukkan dengan total permintaan informasi sebanyak 1.284 peserta. Permintaan informasi tersebut adalah terkait status kepesertaan, perubahan identitas dan perubahan segmen kepesertaan.

“Selain hal itu, hal tersebut juga dikarenakan indeks efektivitas media sosialisasi Kepwil Sumbagteng Jambi Tahun 2021 adalah melalui word of mouth atau dari mulut ke mulut. Sehingga kami kembali mengoptimalkan PIL untuk menyampaikan informasi kepada peserta,” kata Nining.

Muhammad Amin selaku Kepala Seksi Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Kabupaten Karimun mengatakan bahwa untuk di Karimun kebutuhan informasi paling banyak adalah mengenai segmen kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI).

“Dengan sosialisasi ini nantinya kami harapkan TKSK, pendamping desa dan PKH dapat menyampaikan ke masyarakat bagaimana prosedur pendaftaran BPJS Kesehatan supaya bisa dijamin dan dibayarkan oleh pemerintah bagi peserta PBI,” kata Amin.

Ia juga berharap TKSK dan petugas lainnya dapat mendukung kepesertaan program JKN-KIS di Kabupaten Karimun ini dengan mendaftarkan masyarakat yang tidak mampu ke dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) agar nantinya dapat didaftarkan sebagai peserta PBI. (*)

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved