Breaking News:

Emas 6,8 Kg Hasil Rampokan di 2 Toko Disimpan Dalam Tanah dan Belum Sempat Dijual

Emas hasil curian seberat 6,8 Kg di simpan di dalam tanah, otak pelaku pembunuhan berjanji akan segera menjual dan membagi uang hasil penjualan

Editor: Eko Setiawan
(KOMPAS.COM/DEWANTORO)
Kapolda Sumut memaparkan pengungkapan kasus perampokan dua toko emas di Pasar Tradisional Simpang Limun, Medan pada Kamis (26/8/2021) siang di Mapolda Sumut, Rabu (15/9/2021). Dalam kasus tersebut, pihaknya menangkap 5 orang tersangka, di mana satu orang yang menjadi otak pelaku tewas setelah diberi tindakan tegas terukur karena menyerang petugas dan hendak melarikan diri. 

TRIBUNBATAM.id, MEDAN - Emas hasil rampokan sebanyak 6,8 Kg disimpan dalam tanah oleh otak pelaku perampokan.

Saat ini, Polisi sudah memangkap para pelaku.

Dari hasil keterangan para pelaku, memang emas tersebut diserahkan ke otak pelaku pencurian.

Hendri, otak perampokan toko emas di Simpang Limun, Medan, Sumatera Utara, sempat menyembunyikan emas hasil rampokan seberat 6,8 kilogram atau setara Rp 6,5 miliar di plafon rumahnya di Dairi, Sumut.

Setelah itu, Hendri dibantu pamannya menyembunyikan emas tersebut dengan ditanam di bawah tanah belakang rumah.

Polisi akhirnya berhasil menemukan barang rampokan tersebut tanpa ada satu pun tercecer ataupun terjual.

"Dari kedua toko, emas (yang dicuri seberat) 6,8 kg, setara dengan Rp 6,5 miliar kalau di-kurs-kan dengan harga emas. Tidak ada yang hilang karena sudah ditunjukkan sama korban," kata Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak saat konferensi pers di Mapolda Sumut, Rabu (15/9/2021).

Berkumpul di tempat mancing

Panca menjelaskan, usa merampok, Hendri bersama tiga rekannya berinisial PS, FA, dan PR melarikan diri ke tanah kosong yang merupakan tanah garapan di Batang Kuis, Deli Serdang. Lokasi ini menjadi tempat Hendri biasa memancing.

Seluruh emas kemudian diserahkan kepada Hendri untuk disimpan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved