Breaking News:

CORONA KEPRI

Karimun Kembali Zona Oranye Covid-19, Kadinkes: Angka Kematian Tak Turun Signifikan

Karimun sebelumnya sempat menyandang zona kuning covid-19 selama sepekan hingga kembali menjadi zona oranye virus corona.

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Yeni Hartati
Kadinkes Karimun Rachmadi mengungkapkan alasan Karimun kembali berstatus zona oranye covid-19 setelah sepekan menyandang zona kuning virus corona. 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Penyebaran kasus covid-19 di Karimun kembali berada di Zona Oranye Covid-19.

Bumi Berazam sempat sepekan berada di zona kuning virus corona.

Atau daerah dengan risiko rendah penyebaran covid-19.

Namun kini penyebaran virus corona di Karimun kembali meningkat dengan status zona oranye atau risiko sedang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rachmadi mengatakan adanya beberapa faktor yang menyebabkan Kabupaten Karimun kembali ke zona oranye.

Baca juga: Penduduk Miskin Tanjung Pinang Bertambah saat Corona, Surjadi: Tak Bisa Dihindari

Baca juga: Plt Bupati Bintan: Operasional Pelabuhan Sri Bayintan Kijang Lihat Kasus Covid-19

Berdasarkan data Covid-19 di Kabupaten Karimun angka positif baru (16/9/2021) berjumlah 12 orang terkonfirmasi positif, 15 orang sembuh dan satu orang meninggal.

Dengan data tersebut, 52 orang masih menjalani perawatan isolasi rawat dan isolasi terpadu.

Terdapat 3 orang masih menjalani isolasi di RSUD Muhammad Sani, 3 orang menjalani isolasi di RSUD Tanjungbatu, dan sisanya menjalani isolasi terpadu dengan gejala ringan.

Sementara secara komulatif, positif Covid-19 di Karimun telah mencapai 5.343 kasus, dengan rincian 5.140 orang sembuh, 151 orang meninggal dunia.

"Pertama angka kematian tidak dapat menurun secara signifikan," ungkap Rachmadi, Kamis (16/9/2021).

Selain itu, kurangnya komponen tracer juga menjadi penyebab naiknya zona kuning menjadi zona oranye.

Hal ini sebenarnya sudah dilakukan oleh para Babinkatibmas dan Babinsa.

Hal ini di karenakan, Babinkatibmas belum bisa menginput dalam aplikasi si lacak.

Baca juga: Polresta Barelang Operasi Yustisi, 3 Warga di Pasar Tiban Centre Positif Corona

Baca juga: Klinik Medilab Karimun Kini Layani Tes PCR dan Deteksi Covid-19, Hasil Keluar 3 Jam

Atau kurangnya kecepatan dalam menginput dalam aplikasi tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved