Breaking News:

HUMAN INTEREST

Pasutri Lansia di Karimun Hidup Terbatas, Bupati Aunur Rafiq Beri Perhatian

Pasutri lansia di Karimun berharap uluran tangan dermawan untuk bertahan hidup. Kisah mereka akhirnya mendapat perhatian Bupati Aunur Rafiq.

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Yeni Hartati
Bupati Karimun, Aunur Rafiq ke rumah Kakek Safii dan Nenek Temah di Kundur belum lama ini. 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Kondisi pasangan suami istri di Karimun hidup dalam kondisi serba terbatas.

Warga Desa Sawang, Safii (75) dan Temah (68) seringkali harus menahan lapar.

Kulit tubuhnya yang terlihat semakin keriput yang diselimuti dengan raut wajah senyumnya tak mampu ditahan.

Badannya yang sudah semakin membungkuk.

Kesehariannya kakek Safi'i sudah tidak mampu lagi dalam bekerja karena kaki kirinya yang sudah diamputasi.

Sementara, nenek Temah juga sudah tak sanggup lagi bekerja.

Baca juga: Ketahui Gejala dan Penyebab Katarak pada Lansia, Ini Tips Mengurangi Resikonya

Baca juga: 2 Desa di Karimun Dapat Bantuan Bus Dari Kementerian, Bakal Angkut Pelajar

Ini karena Nenek Temah hanya berbaring dengan keadaan pengelihatan yang tidak normal lagi.

Kedua lansia ini kini hanya berharap uluran tangan warga sekitar untuk bertahan hidup.

Keduanya saat ini hidup dengan penuh keterbatasan, dan kediaman mereka yang jauh dari kata layak huni yang berada di RT 001/RW 002, Kelurahan Sawang, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri.

Rumah yang ditempatinya, merupakan tumpangan sementara yang diberikan oleh pemilik sarang walet yang berada tepat di sebelah rumahnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved