Breaking News:

CORONA KEPRI

Pelabuhan Pelni Sri Bayintan Kijang 18 Bulan Tak Beroperasi Imbas Covid-19

Otoritas Pelni di Tanjungpinang dan Bintan telah menyurati Gubernur Kepri meminta agar Pelabuhan Sribayintan Kijang kembali beroperasi.

TribunBatam.id/Alfandi Simamora
PELABUHAN PELNI - Kondisi Pelabuhan Sribayintan Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Kepri, Kamis (16/9/2021). 

BINTAN, TRIBUNBATAM.id - Pelabuhan Sribayintan Pura di Kijang, Kabupaten Bintan sudah 18 bulan lebih tidak beroperasi untuk melayani penumpang.

Kebijakan yang diambil pemerintah ini terkait kondisi pandemi Covid-19.

Dampaknya tutup sementara pelabuhan yang berlokasi di Kecamatan Bintan Timur ini tidak hanya dirasakan otoritas Pelni.

Namun juga pedagang sekitar pelabuhan.

Kepala Operasi PT Pelni Cabang Tanjungpinang, Suharto berharap layanan kapal Pelni di Pelabuhan Sribayintan Pura Kijang segera dibuka.

Baca juga: Syarat Terbaru Naik Kapal Pelni Selama Masa PPKM Periode 14- 20 September 2021

Baca juga: Dermaga Kapal Pelni Akan Pindah dari Pelabuhan Batu Ampar, Ini Kata Kacab Pelni Batam

Menurutnya, dibukanya layanan kapal Pelni berdampak pada perputaran perekonomian masyarakat.

"Soalnya kasus Covid-19 di Kabupaten Bintan kita sudah melandai, sudah saatnya dibuka.

Pasalnya sudah 18 bulan lebih tidak dibuka untuk penumpang," tuturnya, Kamis (16/9/2021).

Ia menambahkan, banyak masyarakat yang terdampak dengan ditutupnya pelayanan untuk penumpang di sana.

Salah satunya pedagang, tukang ojek, porter dan lain sebagainya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved